RADAR SURABAYA - Selama arus mudik 2025 jumlah penumpang kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya mengalami peningkatan signifikan.
General Manager Cabang Kalimas dan GSN PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo Sub Regional Jawa, Ana Adiliya mengatakan, pada H-7 jelang lebaran adanya peningkatan penumpang dalam tiga tahun belakangan ini.
Dia menyebut tahun 2025 jumlah penumpang pada H-7 lebaran mencapai 15.192 penumpang.
Sedangkan tahun 2024 pada H-7 mencapai 14.464 penumpang. Pada tahun 2023 total 12.699 penumpang pada puncak arus mudik di H-7.
"Jadi sesuai prediksi lonjakan penumpang kapal laut terjadi H-7 atau kemarin. Dan tahun ini lonjakan penumpang terjadi mencapai 15.192 penumpang. Jadi ini pecah rekor dari tahun sebelumnya GSN layani 15.192 penumpang di H-7 lebaran," jelas Ana, Selasa (25/3).
Ana juga menyebut tahun lalu lonjakan atau puncak arus mudik di pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga terjadi di H-7 Idul Fitri atau lebaran. "Tahun lalu sama juga lonjakan terjadi di H-7," imbuhnya.
Sementara itu, arus penumpang yang mudik melalui kapal laut di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya juga masih terjadi pada Selasa (25/3).
Ana menyebut untuk penumpang yang turun juga masih diangka 15.000 penumpang.
Salah satu penumpang kapal Dharma Ferry V dari Balikpapan yang sandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya Selasa siang, Sumiati mengaku, baru bisa pulang hari ini mengingat menunggu anak yang baru libur sekolah.
"Baru pulang sekarang karena anak baru libur sekolah," ujar Sumiati. Rencananya dia dan suami serta kedua anaknya akan mudik ke Bojonegoro.
Mudik merupakan tradisi setiap tahun baru Sumiati dan keluarga setelah merantau setahun di Balikpapan.
"Kalau mudik ya setiap tahun ke Jawa, terutama saat lebaran begini," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari