RADAR SURABAYA – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengimbau warga yang hendak mudik Lebaran agar memeriksa instalasi listrik di rumah mereka sebelum bepergian.
Langkah ini untuk mencegah potensi kebakaran akibat kelalaian atau korsleting listrik selama rumah ditinggalkan dalam waktu lama.
Kepala DPKP Kota Surabaya, Laksita Rini Sevriani, menegaskan bahwa masyarakat perlu memastikan instalasi listrik aman dan sesuai standar guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.
Menurut dia, menjaga keamanan, ketertiban, dan ketenteraman masyarakat selama libur lebaran sangatlah penting.
"Pastikan instalasi listrik dalam kondisi baik, matikan peralatan elektronik yang tidak digunakan, dan cabut steker sebelum meninggalkan rumah. Jangan lupa untuk mengganti kabel yang sudah tidak layak pakai," ujar Laksita Rini.
Selain pengecekan rutin, DPKP juga mengingatkan masyarakat untuk tidak memasang stop kontak di tempat yang basah atau berpotensi terkena air.
Selain itu, penggunaan steker bertumpuk yang dapat membebani jaringan listrik juga harus dihindari.
DPKP bahkan sampai menerbitkan surat edaran mengenai pentingnya menjaga keamanan ini.
Surat edaran ini bernomor 300/3713/ 436.7.5/2025 tentang Keamanan, Ketenteraman, dan Ketertiban Masyarakat pada Hari Libur Nasional Idulfitri 1446 H/2025.
"Jangan memasang stop kontak di tempat lembap dan jangan gunakan steker bertumpuk untuk perangkat listrik dengan daya besar. Hal ini bisa meningkatkan risiko korsleting dan kebakaran," jelasnya.
Selain listrik, potensi kebakaran juga dapat berasal dari penggunaan kompor gas.
Laksita Rini mengingatkan masyarakat agar selalu memastikan kompor dalam keadaan mati sebelum meninggalkan rumah.
"Gunakan selang, regulator, dan tabung LPG yang berstandar SNI. Jangan meninggalkan kompor dalam keadaan menyala tanpa pengawasan," tegasnya.
Bagi warga yang akan mudik dalam waktu lama, DPKP juga menyarankan agar mematikan aliran listrik, menutup keran air, dan memastikan semua sumber api dalam kondisi aman.
"Periksa rumah sebelum bepergian jauh. Pastikan aliran listrik, gas LPG, dan keran air dalam keadaan mati agar lebih aman saat rumah ditinggalkan," imbuhnya.
Untuk memastikan keamanan di lingkungan sekitar, DPKP juga mengimbau pemilik tempat usaha, kantor, gudang, dan sekolah agar menyiapkan petugas keamanan yang berjaga selama 24 jam.
Sebagai langkah antisipasi lebih lanjut, DPKP mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi Command Center 112 jika terjadi keadaan darurat.
"Jika ada kondisi darurat, jangan ragu menghubungi 112 agar bisa segera ditangani. Lurah untuk menginformasikan kepada warga," pungkasnya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari