Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Masjid Nasional Al Akbar Surabaya Dipenuhi Puluhan Ribu Jemaah saat Malam Qiyamul Lail, 23 Ramadan

Rahmat Sudrajat • Minggu, 23 Maret 2025 | 11:44 WIB
MENJEMPUT LAILATUL QADAR: Ribuan umat muslim mengikuti itikaf di Masjid Al Akbar, Surabaya.
MENJEMPUT LAILATUL QADAR: Ribuan umat muslim mengikuti itikaf di Masjid Al Akbar, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Masjid Nasional Al Akbar Surabaya (MAS) Minggu (23/3) dini hari, tak seperti biasanya, penuh dengan ribuan orang.

Sejak Sabtu (22/3) malam, usai shalat tarawih mereka sudah memadati masjid.

Kedatangan ribuan umat muslim untuk mengikuti malam Qiyamul Lail atau malam 10 hari terkahir akhir Ramadan.

Mereka juga terlihat membaca Alquran, berdiam diri atau itikaf, berdzikir hingga tiduran di lantai masjid sembari menunggu waktu Qiyamul Lail.

Bahkan mereka sampai ada yang membawa tenda di halaman masjid untuk menginap.

Apalagi Minggu merupakan malam ganjil ditambah dengan akhir pekan, sehingga mereka memanfaatkan momen libur ini untuk mengikuti iktikaf di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Tepat pukul 01.00 WIB, KH. Ahmad Muzakky, Al-Hafidz, memulai dengan dzikir, muhasabah dan tausiyah tentang rahasia Qiyamul Lail dan Lailatul Qadar. 

Kemudian dilajutkan pukul 01.30 - 03.00 WIB, dengan aktivitas salat tahajud 4 rakaat 2 salam, salat tasbih 4 rakaat 2 salam, dan ditutup dengan salat hajat 2 rakaat 1 salam.

Pada saat Qiyamul Lail lampu masjid dipadamkan sehingga menambah khusyuk para jemaah.

Humas Masjid Nasional Al Akbar Surabaya, Helmy M Noor mengatakan, malam 23 Ramadan bertepatan malam Minggu, jemaah yang mengikuti Qiyamul Lail lebih banyak dibandingkan malam 21.

"Ini sangat banyak sekali dari malam 21 kemarin. Bahkan, di lantai satu penuh sampai serambi masjid. Karena malam Minggu juga banyak yang libur memanfatkan malam 23 Ramadan ini untuk iktikaf. Hampir 30 ribu jemaah yang hadir," ujar Helmy, Minggu (23/3).

Pihaknya sudah menyiapkan baik di lantai satu maupun lantai dua dengan kapasitas 40 ribu jemaah.

Bahkan untuk kenyamanan dan keamanan jemaah selama Qiyamul Lail, pihaknya menyiapkan akses masuk jemaah putri dari sisi utara masuk lewat pintu nomor 1,3,4,8.

Dari sisi timur melewati pintu nomor 18, 21 23 dan 28. Dari sisi selatan melalui pintu nomor 38.

Akses masuk jemaaah putra dari sisi utara melalui lorong wudlu antara pintu 5 dan 6.

Dari sisi timur melewati pintu 21, 23 dan 25. Sedangkan dari selatan melewati pintu 43 dan pintu lorong wudlu antara pintu 40 dan 41.

Bahkan ada jemaah yang membawa tenda sebagai tempat istirahat saat beritikaf di Masjid Al Akbar, Surabaya.
Bahkan ada jemaah yang membawa tenda sebagai tempat istirahat saat beritikaf di Masjid Al Akbar, Surabaya.

"Untuk memandu lokasi Masjid Al Akbar yang berjumlah 45 pintu, jamaah bisa mengakses aplikasi Virtual Tour 3D Masjid Al Akbar berikut ini : https://www.masjidalakbar.or.id/virtualtour," tuturnya.

Pihaknya menyiapkan 1.500 boks nasi untuk sahur yang akan dibagi mulai pukul 01.00 WIB, sedangkan air mineral disiapkan dengan jumlah tak terbatas yang terbagi dalam delapan titik lemari pendingin.

"Karena terbatasnya jumlah nasi sahur, Masjid Al Akbar menyarankan kepada para jamaah untuk membawa bekal sahur sendiri.

Kami juga mengimbau agar jamaah membawa masuk alas kaki di ruang salat dengan terlebih dahulu dimasukkan dalam tas kecil atau sejenisnya, agar aman dan tidak ada kerumunan bakda Qiyamul Lail," imbaunya.

Sementara itu, salah satu jemaah Qiyamul Lail, Saroh mengaku datang jauh-jauh dari Mojokerto bersama keluarga untuk beribadah pada malam ganjil 23 Ramadan.

"Mumpung lagi libur juga, sekalian kita ibadah iktikaf di Masjid Agung (Masjid Al Akbar Surabaya, Red," ujar Saroh.

Bahkan, Saroh dan keluarga sudah datang sejak sore. Dia sudah memprediksi bahwa malam 23 Ramadan bakal penuh dengan jemaah sehingga memilih datang lebih awal.

"Makannya datang sore karena pasti penuh. Apalagi pas akhir pekan. Ternyata juga betul penuh jemaah. Alhamdulillah bisa bersama-sama ikut iktikaf pada 23 Ramadan," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#lailatul qadar #surabaya #iktikaf #ramadan #Masjid Nasional Al Akbar Surabaya #qiyamul lail