Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Masinis dan Asisten Kereta di Wilayah Daop 8 Surabaya Jalani Tes Kesehatan dan Asesmen Sebelum Bertugas di Mudik Lebaran 2025

Rahmat Sudrajat • Selasa, 18 Maret 2025 | 22:54 WIB

 

Sejumlah masinis dan kru kereta api menjalani tes kesehatan di kantor UPT Crew KA di Surabaya. 
Sejumlah masinis dan kru kereta api menjalani tes kesehatan di kantor UPT Crew KA di Surabaya. 

RADAR SURABAYA - Jelang arus mudik lebaran 2025, PT KAI terus meningkatkan sumber daya manusia untuk melayani penumpang.

Bahkan, para masinis dan asisten wajib mengikuti dan lulus saat menjalani assesmen sebelum bertugas mengoperasikan perjalanan KA.

Dikarenakan, dibutuhkan fokus dan konsentrasi yang tinggi saat bertugas mengantarkan penumpang hingga tempat tujuan dengan selamat, nyaman, dan tepat waktu.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif menyampaikan bahwa PT KAI terus berkomitmen untuk menciptakan perjalanan kereta api yang selamat dan nyaman, terlebih pada masa angkutan lebaran 2025.

"Biasanya sebelum bertugas para masinis dan asisten masinis juga selalu  dilakukan pemeriksaan kesehatan. Tapi saat arus mudik ini intensitas menjadi syarat yang dilakukan oleh Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) yang berdasarkan prioritas keselamatan, keamanan, kenyamanan para pelanggan," ujar Luqman, Selasa (18/3).

Hal ini menurutnya penting untuk memastikan bahwa petugas berada dalam kondisi yang sehat dan prima.

Luqman menambahkan, tes pertama yakni masinis dan asisten masinis harus datang 45 menit lebih awal untuk melakukan berbagai persiapan.

Kemudian, mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan, seperti cek suhu tubuh, tekanan darah, dan bebas pengaruh alkohol.

"Jika tidak memenuhi syarat, maka tidak diperbolehkan berdinas dan harus diganti dengan petugas lain," jelasnya.

Selanjutnya, masinis dan asisten masinis akan menjalani serangkaian wawancara terkait Standar Operasional Prosedur (SOP) yang diberikan oleh penyelia dan melakukan tes tunjuk sebut semboyan perkeretaapian.

Setelah proses asesmen lengkap, lanjutnya, masinis dan asisten masinis akan menerima dokumen serta perlengkapan perjalanan dinas dan menandatangani serta membaca pernyataan dinas.

"Disamping itu, masinis dan asisten masinis juga harus melihat, membaca, serta memahami pengumuman dan instruksi di kantor UPT kru KA," ujarnya.

Serangkaian kegiatan sebelum memulai berdinas tersebut harus dilalui oleh masinis dan assisten masinis, sehingga dapat tercipta perjalanan KA yang selamat, nyaman, dan tepat waktu. 

Sementara itu, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan delapan kereta tambahan selama masa angkutan Lebaran 2025.

Total, terdapat 57 kereta yang beroperasi setiap harinya dengan menyediakan 32.044 tempat duduk atau tiket selama 22 hari masa angkutan Lebaran.

Hingga Selasa (18/3), Daop 8 Surabaya mencatat 259.575 penumpang akan berangkat menggunakan KA di wilayah Daop 8 Surabaya. Sedangkan 241.251 penumpang yang turun di wilayah Daop 8 Surabaya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#tes kesehatan #mudik lebaran #kereta api #kai daop 8 surabaya #masinis