Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tragis, Seorang Pria di Surabaya Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta Api Saat Melintas, Ini Pesan Surat Wasiatnya

M. Mahrus • Kamis, 13 Maret 2025 | 21:55 WIB
Korban kecelakaan kereta api di kawasan Benowo Surabaya. (IST)
Korban kecelakaan kereta api di kawasan Benowo Surabaya. (IST)


RADAR SURABAYA - Seorang pria tewas tertabrak kereta api (KA) Gumarang relasi Pasar Senen Jakarta-Pasar Turi Surabaya di perlintasan Jalan Benowo Sawah Barat, Pakal Surabaya Kamis (13/3) pukul 07.50.

Korban Loren Sungkono, 61, warga Perum Raflles Garden, Kelurahan Jeruk Lakarsantri Surabaya. Korban diduga sengaja menabrakkan diri ke KA Gumarang yang melintas di perlintasan setempat.

Informasi yang dihimpun, polisi awalnya menerima laporan dari penjaga palang pintu perlintasan, terkait adanya orang tertabrak KA di perlintasan Jalan Benowo Sawah, Pakal Surabaya pukul 07.50.

Petugas gabungan lalu mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP serta meminta keterangan saksi. Saat tiba di lokasi mayat korban ditemukan sudah tidak utuh di rel.

Kanit Reskrim Polsek Pakal Ipda Bambang Setiawan mengatakan, korban meninggal dunia setelah tertabrak KA Gumarang relasi Pasar Senen Jakarta-Pasar Turi Surabaya.

"Diduga korban menabrakkan diri ketika Kereta Api Gumarang Relasi (KA Nomor 164)  Jurusan Pasar Senen Jakarta-Pasar Turi Surabaya melintas," ungkapnya, Kamis (13/3).

Bambang menjelaskan dari lokasi kejadian ditemukan surat wasiat dan tertera nama, nomor telepon diduga keluarga korban. "Penyebab korban menabrakkan diri masih belum di ketahui," terangnya.

Usai dilakukan identifikasi dan olah TKP, mayat korban dievakuasi petugas gabungan menggunakan ambulans ke RSUD dr Soetomo untuk keperluan visum.

Sementara dalam sebuah foto surat wasiat yang ditemukan di sekitar lokasi di secarik kertas dan diketik, korban nampak berpesan bila ada yang membantunya untuk segera menghubungi nomor telepon yang tertera. 

"Jika ada organ tubuh saya masih yang bisa terselamatkan, saya rela untuk didonorkan bagi yang membutuhkan. Dan tolong segera kremasikan jasad tubuh saya secepat-cepatnya," pesannya dalam surat wasiat yang ditemukan. (rus)

Editor : Lambertus Hurek
#korban tabrak KA Surabaya #laka kereta api #Tertabrak KA Surabaya #tertabrak KA di benowo