RADAR SURABAYA – Seorang petugas kereta api (KA) berinisial W, 44, yang hendak berangkat salat tarawih tertabrak kereta api di perlintasan jalur lansir Stasiun Surabaya Kota, Selasa (11/3) malam sekitar pukul 19.15 WIB.
Kapolsek Pabean Cantikan, Kompol Eko Adi Wibowo membenarkan bahwa korban adalah salah satu petugas KA berinisial W yang tertabrak kereta api di stasiun Surabaya kota. Korban meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
Kejadian itu, saat korban W hendak menyeberang di perlintasan lansir di Stasiun Surabaya Kota.
Saat itu kondisi di tempat kejadian perkara (TKP) cukup gelap dan korban sempat tersandung karena terburu-buru.
Sementara itu, pada waktu bersamaan kereta api dengan No Lambung CC2018906 yang sedang mundur menarik gerbong kereta api dengan lambung K306631 dan menabrak korban hingga meninggal dunia di lokasi.
“Tadi kebetulan almarhum dari kantor yang di belakang mau tarawih. Tahu-tahu ada kereta api mundur. Dia tidak tahu, karena agak gelap, buru-buru tersandung dan tak tahu kalau ada kereta mundur atau apa,” kata Eko saat di konfirmasi, Rabu (12/3).
Menurutnya, saat proses evakuasi bersama tim BPBD Kota Surabaya, korban ditemukan di bawah rel. Kemudian jenazahnya dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya.
“Jenazahnya langsung dibawa ke RSUD dr Soetomo Surabaya,” tuturnya. (jar/nur)
Editor : Nurista Purnamasari