RADAR SURABAYA - Di periode keduanya, Wali Kota Surabaya terpilih, Eri Cahyadi menginginkan ada kerja sama penuh saling membantu antar warga Kota Surabaya.
Sebab, jika hanya mengandalkan APBD saja, dia menyebut tidaklah cukup.
Eri berpendapat, dalam membangun kota ini tidak bisa jika hanya dilakukan oleh pemerintah kota saja.
Menurut dia, seluruh masyarakat Surabaya juga punya peran dalam pembangunan kota ini.
Sehingga, peran seluruh masyarakat sangat dibutuhkan untuk bergerak bersama.
Salah satu contohnya seperti menyantuni anak yatim yang ada di Surabaya.
Menurut dia, dengan berbagi satu sama lain, hal ini akan membawa dampak yang positif untuk kota ini. "Karena apa? Kota ini tidak bisa bergerak sendiri tanpa ada peran masyarakat," kata Eri.
Lebih detail lagi, mantan Kepala Bappeko itu menyebut, anggaran pemerintah kota yang mencapai angka Rp 12 triliun tidak akan cukup jika harus digunakan untuk mengentaskan masalah kemiskinan di kota ini.
Oleh karena itu, dia pun mengajak pada warga yang mampu untuk bahu membahu membantu warga yang kurang mampu.
Apalagi, pemerintah kota juga memiliki sejumlah program prioritas lain selama lima tahun ke depan. Sebutlah seperti penanganan banjir.
Pemerintah menurut dia sudah diminta warganya untuk mengusulkan titik mana saja yanng tergolong kategori rawan banjir.
Hasilnya, dari usulan itu, jika semua usulan itu dikerjakan maka anggaran yang dibutuhkan mencapai Rp 9,3 triliun.
Nilai ini cukup fantastis dalam hal penanganan banjir di Kota Pahlawan.
Selain itu, ada juga usulan mengenai Bantuan Operasional Pendidikan Daerah (Bopda) mencapai angka sekira Rp 2 triliun dan bantuan kesehatan mencapai Rp 1,4 triliun.
“Kemudian ada orang miskin yang rumahnya tidak layak huni, itu kalau ditotal seluruhnya bisa mencapai Rp 286 miliar. Nah, kalau sudah seperti ini, maka yang didahulukan yang mana? Sehingga harus ada yang namanya skala prioritas. Maka dari itu, saya berharap warga yang mampu itu mau menyumbangkan hartanya untuk orang yang tidak mampu,” tuturnya.
Dia meyakini, dengan cara saling membantu satu sama lain, pembangunan di Surabaya akan lebih berdampak.
Dengan cara seperti itu, dia yakin masyarakat akan lebih sejahtera ke depannya.
Rencananya, program-program prioritas itu akan dia sampaikan dalam sidang rapat paripurna besok, Senin (3/3), di DPRD Kota Surabaya.
"Itu (program prioritas dalam visi misinya) akan saya sampaikan semuanya, sehingga tidak ada lagi yang berbicara tanpa ada data," pungkasnya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari