SURABAYA - Kepergian coach Bejo Sugiantoro, legenda Persebaya, menyisakan duka mendalam bagi keluarga, sahabat, dan seluruh pecinta sepak bola.
Rencananya, jenazah Coach Bejo akan disholatkan di masjid sebelum dimakamkan di pemakaman Geluran, Sidoarjo, berdekatan dengan makam orang tuanya.
“Kebetulan, orang tuanya juga dimakamkan di sini. Jadi nanti Bejo akan dimakamkan di samping orang tuanya,” ujar kakak ipar Coach Bejo, Anton, Rabu (26/2).
SugiBaca Juga: Dua Legenda Persebaya Surabaya, Bejo Sugiantoro dan Eri Irianto, Sama-Sama Kolaps di Lapangan
Ia mengungkapkan, betapa mendadaknya kabar duka tersebut, mengingat Bejo yang selama ini dikenal sangat disiplin dalam menjaga kesehatan dan fisiknya.
"Almarhum itu sangat disiplin, baik di rumah maupun terhadap anak-anaknya. Dia sosok yang sangat baik, dan hubungan keluarga kami juga sangat dekat. Kami semua terkejut saat mendengar kabar ini," ujar Anton saat ditemui di rumah duka.
Ia menjelaskan, Bejo selama ini tidak pernah mengeluhkan sakit, termasuk terkait masalah jantung yang menjadi penyebab meninggalnya.
“Almarhum tidak pernah mengeluh soal kesehatannya. Bahkan kemarin, saat tahun baru, dia masih bercerita tentang menjaga kesehatan dan staminanya dengan baik,” tambahnya.
Kepergian Bejo yang tiba-tiba membuat keluarga besar terkejut dan tidak menyangka. Sebelum fun football di Lapangan Sier, Bejo berangkat dari rumah seperti biasa.
"Kemarin, almarhum berangkat dari rumah seperti biasa, tiba-tiba kami dapat kabar dia meninggal, dan saya langsung ke Rumah Sakit Royal," pungkasnya.
Kepergian Coach Bejo meninggalkan kenangan manis bagi keluarga, teman, dan para penggemar sepak bola, terutama mereka yang mengenal sosoknya sebagai pelatih disiplin yang penuh dedikasi pada olahraga dan keluarganya. (dik/vga)
Editor : Vega Dwi Arista