Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

1.602 Siswa SMP dan MTs Muhammadiyah Kota Surabaya Jalani Uprak Manasik Haji

Indra Wijayanto • Senin, 24 Februari 2025 | 22:23 WIB

 

KUATKAN PEMAHAMAN: 1.602 murid kelas IX dari 17 SMP dan MTs Muhammadiyah Kota Surabaya mengikuti Uprak Manasik Haji di Asrama Haji Sukolilo pada Senin, (24/2).
KUATKAN PEMAHAMAN: 1.602 murid kelas IX dari 17 SMP dan MTs Muhammadiyah Kota Surabaya mengikuti Uprak Manasik Haji di Asrama Haji Sukolilo pada Senin, (24/2).

RADAR SURABAYA - Sebanyak 1.602 murid kelas IX dari 17 SMP dan MTs Muhammadiyah Kota Surabaya mengikuti Ujian Praktek (Uprak) manasik haji yang digelar di Asrama Haji Sukolilo pada Senin, (24/2).

Kegiatan ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahmi dan Koordinasi Kepala Sekolah SMP/MTs Muhammadiyah (Foskam) Surabaya dengan tujuan untuk menguatkan pemahaman siswa tentang rukun dan wajibnya ibadah haji dan umroh.

Ketua Foskam Surabaya, Drs. Ali Mujafal, M.Pd.I, menjelaskan bahwa tujuan utama dari uprak ini adalah agar para siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan pengalaman praktis ibadah haji dan umrah.

"Selain menanamkan nilai-nilai kesabaran, kegiatan ini juga mengajarkan anak-anak untuk lebih percaya diri ketika menjalankan ibadah haji dan umrah," ujar Ali Mujafal.

Proses ujian dibagi menjadi tiga gelombang, 17 kloter, dengan tiap kloter terdiri dari dua hingga enam rombongan.

Materi penilaian meliputi berbagai aspek ibadah umrah dan haji, seperti niat, talbiyah, tawaf, sa'i, tahalul, serta lempar jumrah.

Selain itu, penilaian juga didasarkan pada bacaan, kekompakan, dan ketertiban selama pelaksanaan manasik.

Ali menambahkan, uprak manasik haji kali ini tidak hanya menjadi ajang penilaian ibadah, namun juga sebagai sarana mempererat kebersamaan dan silaturahmi antar sekolah.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat menjadi promosi positif bagi sekolah-sekolah Muhammadiyah di Kota Surabaya.

“Kegiatan ini bukan sekadar ujian praktikal, tetapi juga mencerminkan kualitas pendidikan yang diusung oleh SMP dan MTs Muhammadiyah, memberikan pengalaman berharga bagi siswa, dan memperkaya wawasan keislaman mereka,” tambah Ali yang juga Kepala SMP Muhammadiyah 6 Surabaya.

Uniknya, seluruh peserta menanggalkan identitas sekolah mereka. Penilaian dilakukan secara objektif, hanya berdasarkan nomor kepesertaan, sehingga tidak pengaruh identitas sekolah masing-masing.

Penilaian ini dilakukan oleh tim dari Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kota Surabaya, dalam kegiatan tersebut, KBIHU berperan penuh dalam memberikan penilaian.

Ketua KBIHU Muhammadiyah Kota Surabaya, Drs H. Luqmanto memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.

Dirinya sangat mendukung kegiatan ini, karena selain memberikan pelatihan praktis kepada siswa, juga melibatkan KBIHU sebagai bagian dari proses pembelajaran. Dirinya berharap sinergi ini dapat terus berlanjut.

”Uprak Manasik Haji ini menjadi bukti bahwa pendidikan agama di sekolah-sekolah Muhammadiyah Surabaya tidak hanya mengajarkan teori, tetapi juga mengajak siswa untuk memahami dan menjalankan ibadah dengan penuh kesadaran dan keikhlasan. Semoga kegiatan ini bisa terus terlaksana dan membawa dampak positif,” pungkasnya. (ind/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#umroh #surabaya #asrama haji sukolilo #SMP dan MTs Muhammadiyah Kota Surabaya #ibadah haji #agenda tahunan #manasik haji