RADAR SURABAYA - Nasib apes dialami AS warga asal Gedangan Sidoarjo. Pria 43 tahun ini kehilangan uang yang hendak disetorkan ke mesin ATM di minimarket Jalan Raya Sememi, Benowo Surabaya, Rabu (12/2) sekitar pukul 16.45.
Akibatnya uang senilai Rp 2,3 juta raib. Uang tersebut diambil oleh salah satu pengunjung minimarket yang hendak menggunakan mesin ATM. AS baru sadar uangnya belum masuk di rekeningnya saat tiba di rumah kos.
Sebab setelah mengecek saldo, tidak ada pemberitahuan penambahan saldo di ponselnya bahwa uang setoran sudah masuk. AS lalu kembali ke minimarket di Jalan Raya Sememi.
Setelah dicek di mesin ATM, uang sudah raib. "Saya mau setor tunai di ATM Rp 2,3 juta lupa tekan (ya). Saya tinggal ke kasir beli rokok. Orang belakang saya tekan tidak jadi uang itu keluar diambil, dia keluar, saya masih di kasir," ujarnya, Jumat (14/2).
AS mengatakan dari rekaman CCTV pria yang mengambil uangnya berusia sekitar 40 tahun. Pelaku mengenakan jaket hitam, celana pendek, dan bersandal jepit.
Menurut AS, uang tersebut merupakan uang hasil gadai BPKB motor miliknya. Rencananya uang akan dipakai untuk keperluan membiayai sekolah anak bungsunya yang masih duduk di kelas V SD.
"Saya lagi libur sudah satu bulan tidak ada PO (pre order) tidak ada pemasukan tabungan habis jadi gadai BPKB motor buat biaya anak sekolah," ucap bapak dua anak itu.
Pria yang bekerja di pabrik cat itu mengaku ingin menempuh jalur hukum, setelah memperoleh rekaman CCTV dari pihak perbankan yang sedang masih diurus. Sebab di mesin ATM ada CCTV dari arah depan ATM.
"Saya tadi sudah buat laporan ke kantor (perbankan) minta rekaman CCTV disuruh nunggu empat hari," bebernya.
Di sisi lain AS mengaku tetap terbuka dengan kemungkinan itikad baik dari si terduga pelaku yang mengambil uang agar dapat segera mengembalikan. (rus)
Editor : Lambertus Hurek