Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Pamerkan 30 Lukisan, Profesor Unair Ajak Anak Muda Konsisten

Andy Satria • Rabu, 5 Februari 2025 | 01:28 WIB
LUKISAN LIDI: Wakil Wali Kota Armuji (kiri) bersama Bambang Tjahjadi di acara pembukaan pameran lukisan bertajuk Tribute to Bambang ‘Mas Mbenk’ Tjahjadi di Balai Pemuda, Surabaya, Selasa (4/2).
LUKISAN LIDI: Wakil Wali Kota Armuji (kiri) bersama Bambang Tjahjadi di acara pembukaan pameran lukisan bertajuk Tribute to Bambang ‘Mas Mbenk’ Tjahjadi di Balai Pemuda, Surabaya, Selasa (4/2).

RADAR SURABAYA – Bambang Tjahjadi adalah akademisi yang memiliki gelar murni lengkap, mulai sarjana ekonomi hingga profesor.

Sehari-hari Bambang Tjahjadi mengajar di Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Airlangga (Unair) dan beberapa kampus lain.

Di sela-sela kesibukannya mengajar, pria yang akrab disapa Mas Mbenk ini juga menyempatkan waktunya untuk melukis. Melukis sudah dilakukannya sejak tahun 2000.

“Namun sebenarnya sejak lulus SMA saya sudah suka melukis,” kata Bambang yang ciri khas lukisannya adalah dengan media lidi.

Ia menyebut, melukis adalah bagian dari kesukaannya. Lukisan-lukisannya juga sarat makna.

Salah satu pesan yang disampaikan adalah ajakan ke anak muda untuk konsinten.

“Kalau kita konsisten, insyaallah cita-cita akan tercapai,” pesan profesor yang belum lama ini menguji disertasi Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Susilo Yudhoyono (AHY).

Sebagai bentuk apresiasi untuk Bambang Tjahjadi, seorang dosen sekaligus pelukis yang unik, sebuah pameran seni lukis bertajuk "Tribute to Bambang ‘Mas Mbenk’ Tjahjadi" digelar di Gedung Balai Pemuda Surabaya, Selasa (4/2/2025).

Ada sekitar 30 lukisan karya Bambang yang dipamerkan hingga 9 Februari nanti.

“Tema tersebut dipilih sebagai bentuk apresiasi terhadap Mas Mbenk yang menempuh hobi berkesenian, khususnya bidang lukis dengan alat yang tidak biasa, yakni kuas dari lidi,” kata Eko Suhariyadi, salah satu panitia.

Eko menjelaskan, keunikan karya seni ini menjadikan Mas Mbenk sosok yang patut diapresiasi.

Terlebih dengan latar belakang akademis, sebagai seorang profesor sekaligus guru besar FEB Unair dan sejumlah kampus lainnya.

“Acara ini bertujuan untuk menginspirasi kalangan akademisi, khususnya para mahasiswa dan dosen, agar lebih mengenal dan berkarya di dunia seni, terutama seni lukis dan budaya lainnya,” imbuh Eko.

"Selain itu, acara ini juga diharapkan bisa memberikan kesadaran kepada masyarakat bahwa seorang akademisi pun bisa memiliki ketertarikan dan karya seni yang luar biasa seperti ini,” sambungnya.

Ia menambahkan, pameran ini bukanlah ajang untuk penjualan karya seni, kendati di akhir acara akan ada lelang lukisan yang hanya diperuntukkan bagi kolega dan sahabat dekat Mas Mbenk.

"Tujuan utama pameran ini yakni untuk menunjukkan bahwa melukis merupakan bentuk ekspresi seni yang bebas. Yang dilakukan oleh Mas Mbenk hanya untuk menyalurkan hobi dan jiwa seninya, tanpa ada tekanan untuk mengikuti perkembangan tren seni saat ini," tandas Eko.

Mas Mbenk sendiri berharap kurun dua hingga tiga tahun ke depan, karya-karya lukisannya mampu menemukan tema dan karakter yang lebih sesuai dengan perjalanan artistiknya.

Di sisi lain, pameran ini juga melibatkan sentuhan profesional dari pelukis senior Yus Wibowo asal Pasuruan, yang bertindak sebagai kurator. (sam/opi)

 

 

Editor : Nofilawati Anisa
#bambang tjahjadi #Mas Mbenk #guru besar #pameran lukisan #profesor #Unair