Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Desak Perdamaian yang Berkeadilan, Ribuan Orang Gelar Aksi Bela Palestina di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya

Rahmat Sudrajat • Senin, 3 Februari 2025 | 01:41 WIB

 

AKSI KEMANUSIAAN: Ribuan umat muslim menggelar aksi damai dukungan untuk Palestina di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.
AKSI KEMANUSIAAN: Ribuan umat muslim menggelar aksi damai dukungan untuk Palestina di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Aksi kecaman terhadap Israel kembali dilakukan oleh ribuan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Bela Palestina.

Mereka menggelar aksi damai di depan Gedung Negera Grahadi, Minggu (2/1). 

Mereka membentangkan berbagai poster hingga spanduk tentang nasib dari Palestina.

Meski saat ini Isreal dan Hamas resmi sepakat untuk melakukan gencatan senjata terhitung mulai 19 Januari sampai April mendatang.

Namun yang menjadi persoalan menurut humas aksi damai bela Palestina, Muhammad Rizqy Nafis, perjanjian tersebut belum sampai pada kesepakatan tentang bagaimana nasib bangsa Palestina pasca berakhirnya gencatan senjata.

Oleh karena itu, pihaknya mengajak masyarakat Indonesia, khususnya Jawa Timur untuk peduli dan perhatian terhadap Palestina.

"Ini kami lakukan karena kondisi Palestina saat ini, meski ada genjatan senjata, tapi itu tidak menyelesaikan masalah, karena zionis Israel selalu mengingkari janji. Artinya, tidak ada jaminan sama sekali bahwa zionis Yahudi tidak akan kembali melakukan serangan kepada rakyat Palestina," kata Rizqy.

Dengan digelarnya aksi bela Palestina ini, pihaknya juga memohon maaf kepada masyarakat, khususnya kepada para pengguna jalan yang akan melintasi Jalan Gubernur Suryo, Surabaya dan sekitarnya, karena perjalanannya terganggu.

"Kami juga mohon maaf karena ada gangguan, artinya kami menggunakan jalan umum, itu kami mohon maaf jika terjadi gangguan," imbuhnya.

Dia juga menegaskan, apa yang terjadi di Palestina merupakan masalah serius, sehingga umat muslim tidak boleh berdiam diri dan harus membela sesama kaum muslimin.

"Walaupun, pembelaan kita masih terkesan hanya menyampaikan opini dan itu yang sebenarnya penting bagi kita semua, artinya kesadaran umat itu terus membantu kaum muslimin yang ada di Palestina," tegasnya.

Selama ini banyak warga Palestina yang kehilangan nyawa, kehilangan kehidupan, harta benda. Bahkan di Palestina infrastruktur pun hancur karena gempuran dari zionis Israel.

"Kita semua sebagai kaum muslimin tidak boleh lengah dan tidak boleh lelah agar terus menyuarakan pembelaan kepada rakyat Palestina," tegas Rizqy.

Dari informasi yang dihimpun dalam lima belas bulan genosida brutal yang dilakukan zionis Yahudi terhadap rakyat Palestina, khususnya di Jalur Gaza, telah menghilangkan nyawa 47.306 rakyat Palestina, termasuk 14.500 anak-anak.

Belum lagi ada 111.483 orang lainnya terluka, kerusakan infrastruktur dasar masyarakat yang sangat parah, seperti sekolah, rumah sakit, pemukiman warga, gedung pemerintahan, dan sarana prasarana lainnya.  (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#palestina #surabaya #Israel #Jalur Gaza #zionis yahudi #aksi damai