Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Selama Ramadan, Wakil Ketua DPRD Surabaya Usulkan Penyesuaian Program MBG

Dimas Mahendra • Minggu, 26 Januari 2025 | 19:09 WIB

 

Sejumlah siswa menikmati makanan bergizi gratis di salah satu sekolah di Surabaya.
Sejumlah siswa menikmati makanan bergizi gratis di salah satu sekolah di Surabaya.

RADAR SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Arif Fathoni, mengusulkan agar program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan dengan format yang lebih relevan.

Ia mengusulkan agar makanan bergizi diberikan dalam bentuk yang praktis, seperti susu kemasan, buah, atau kurma yang bisa dibawa pulang oleh siswa.

“Di bulan Ramadan, jam belajar siswa biasanya berubah. Karena itu, saya usul agar MBG diberikan dalam bentuk yang lebih fleksibel. Misalnya, susu kemasan, buah, atau kurma yang bisa dibawa pulang oleh siswa untuk berbuka puasa bersama keluarga,” ujar Arif Fathoni. 

Menurut politisi Partai Golkar ini, selain mempertahankan gizi anak, format baru ini juga mengajarkan nilai toleransi sejak dini.

Program MBG tidak hanya bermanfaat untuk siswa Muslim yang menjalankan ibadah puasa, tetapi juga siswa non-Muslim.

“Di sekolah-sekolah kita ada siswa yang non-Muslim. Dengan membawa pulang makanan ini, mereka tetap bisa menikmatinya bersama keluarga tanpa terpengaruh jadwal berbuka puasa. Ini adalah bentuk pembelajaran toleransi yang bisa kita tanamkan sejak dini,” jelasnya.

Arif Fathoni juga menyoroti potensi program MBG untuk memberdayakan ekonomi lokal.

Ia berharap makanan dan minuman yang disediakan selama Ramadan dapat bersumber dari pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Surabaya.

“Program ini harus kita lihat sebagai roda penggerak ekonomi. Jika makanan atau minuman yang diberikan berasal dari UMKM lokal, maka secara langsung program ini bisa membantu meningkatkan pendapatan keluarga mereka,” ujarnya.

Ia menambahkan, Ramadan merupakan momen yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai seperti toleransi, berbagi, dan gotong royong kepada siswa.

Oleh karena itu, program MBG dapat menjadi sarana untuk mendukung pembentukan karakter positif di kalangan pelajar.

“Ramadan adalah momen yang sangat baik untuk menanamkan nilai-nilai toleransi, berbagi, dan gotong-royong. Program MBG harus menjadi bagian dari semangat ini,” tegas Fathoni.

Ia berharap Pemerintah Kota Surabaya mendukung usulan ini sehingga program MBG dapat berjalan secara inklusif, tidak hanya memberikan manfaat kepada siswa, tetapi juga mendukung pendidikan karakter dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Mbg #ibadah puasa #ramadan #Makan Bergizi Gratis #dprd surabaya