RADAR SURABAYA - Jelang Tahun Baru Imlek 2576 Kongzili, suasana meriah telah menyelimuti Kampung Pecinan Tambak Bayan, Surabaya.
Warga bergotong royong mempersiapkan berbagai ornamen khas Imlek, mulai dari lampion yang menghiasi rumah dan jalanan hingga kerajinan angpao unik.
Warga bergotong royong melakukan dekorasi kampung bersejarah yang berdiri sejak 1930 ini.
Ada juga tambahan mural-mural bernuansa Pecinan yang semakin mempercantik pemandangan kampung tersebut.
Wakil Ketua RT 2 RW 2, Suseno menjelaskan, persiapan Imlek tahun ini dilakukan dengan penuh semangat dan suka cita, meskipun sederhana.
"Yang terpenting adalah esensi Imlek bisa dirasakan warga," ujar Suseno, Selasa (21/1).
Perayaan Imlek di kampung ini akan diisi dengan ibadah persembayangan di rumah masing-masing.
Selain itu juga makan bersama keluarga dan berkumpul bersama warga layaknya tradisi unjung-unjung di hari raya Idul Fitri, lengkap dengan hidangan kue dan jajanan.
"Kemudian ada unjung-unjung seperti hari raya lebaran. Warga menyiapkan kue atau jajan. Biasanya warga juga melekan juga malamnya," jelasnya.
Puncaknya, pada 29 Januari, akan digelar pameran seni barang antik dan kesayangan warga, yang diiringi cerita kenangan di balik setiap benda.
Hiburan berupa pertunjukan barongsai keliling kampung dan tari topeng juga akan memeriahkan perayaan.
"Nantinya bisa diceritakan kenangannya. Jadi kita buat acara sebaik mungkin sederhana tapi mengena saat tahun baru Imlek ini," tuturnya.
Suseno berharap Tahun Baru Imlek tahun Ular Kayu ini membawa kebaikan dan kemajuan bagi seluruh warga.
"Dengan perayaan Imlek yang dirayakan dari hati yang tulus dan semangat untuk menjadi lebih baik," pungkasnya. (rmt/nur)
Editor : Nurista Purnamasari