Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Kenalkan Potensi Investasi di Kota Lama, Pemkot Surabaya Gandeng UK PACT

Dimas Mahendra • Rabu, 22 Januari 2025 | 02:10 WIB
DESTINASI UNGGULAN: Kota Lama Surabaya memiliki banyak potensi yang masih bisa dikembangkan dan ditawarkan kepada investor.
DESTINASI UNGGULAN: Kota Lama Surabaya memiliki banyak potensi yang masih bisa dikembangkan dan ditawarkan kepada investor.

RADAR SURABAYA – Untuk memperkenalkan potensi investasi di kawasan Kota Lama Surabaya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menggandeng Konsorsium II Program Kota Masa Depan UK PACT melalui kegiatan Market Sounding Kawasan Kota Lama 3.0.

Asisten II Bagian Perekonomian dan Pembangunan Kota Surabaya, Agus Imam Sonhaji, yang mewakili Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyebut kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat daya tarik ekonomi kawasan Kota Lama sebagai destinasi budaya sekaligus pusat bisnis.

"Kawasan Kota Lama Surabaya sudah mulai dikenal sejak diluncurkan pertengahan tahun 2024. Namun, masih banyak yang perlu dibenahi, terutama dalam hal penataan aktivitas pendukung wisata agar pengunjung tidak hanya berkeliling, tapi juga berlama-lama dan berbelanja," ujar Agus.

Dalam kegiatan ini, World Resources Institute (WRI) Indonesia menyerahkan laporan bertajuk "Mengubah Warisan Menjadi Peluang: Pengembangan Model Bisnis untuk Kota Lama Surabaya" kepada Pemkot Surabaya.

Laporan ini merupakan tindak lanjut dari desain kawasan yang telah diserahkan pada November 2024.

Menurut Agus, laporan tersebut menjadi panduan penting dalam pengembangan kawasan, terutama untuk mengoptimalkan potensi ekonomi dan pariwisata.

"Kami berharap melalui laporan ini, para investor bisa melihat potensi besar yang dimiliki Kota Lama dan tertarik untuk berinvestasi," tambahnya.

Agus menegaskan, Pemkot Surabaya siap memfasilitasi investor yang tertarik mengembangkan kawasan Kota Lama.

Saat ini, terdapat 39 lokasi bangunan dan lahan yang siap dijual atau disewakan, tersebar di koridor Jalan Kasuari, Jalan Panggung, dan Jalan Karet.

"Kami ingin menjadikan Kota Lama sebagai penggerak ekonomi, khususnya di wilayah utara Surabaya. Harapannya, para investor bisa menjalin kerja sama dengan pemilik gedung agar kawasan ini berkembang lebih pesat," jelasnya.

Selain memperkenalkan potensi investasi, Pemkot Surabaya juga terus melakukan penataan infrastruktur dan penguatan promosi kawasan.

Agus menyebut bahwa revitalisasi Kota Lama akan melibatkan berbagai sektor, termasuk swasta, untuk memastikan keberlanjutan pengembangan kawasan.

"Market sounding ini menjadi jembatan antara Pemkot, investor, dan pemilik gedung. Kami berharap kolaborasi ini membawa dampak positif bagi ekonomi lokal dan pelestarian budaya," ujar Agus.

Head of PMEL and Managing Result WRI Indonesia, Ary Lesmana menjelaskan, desain konseptual yang telah disusun menekankan pada peningkatan mobilitas pejalan kaki serta pelestarian identitas sejarah unik kawasan tersebut.

"Kota Lama Surabaya memiliki perpaduan empat karakter budaya, yakni zona Eropa, Pecinan, Arab, dan Melayu. Kajian kami menunjukkan kawasan ini menarik bagi pengunjung, dengan rata-rata 44.150 pengunjung per minggu, dan 96 persen di antaranya merekomendasikan tempat ini," ungkap Ary.

Ary menambahkan, pihaknya juga merancang model bisnis yang melibatkan kemitraan antara Pemkot Surabaya dan sektor swasta.

Model ini bertujuan menciptakan keseimbangan antara pelestarian warisan sejarah dan pembangunan ekonomi.

"Dengan model ini, Kota Lama Surabaya diharapkan menjadi destinasi budaya sekaligus pusat bisnis yang dinamis," paparnya.

Sebagai informasi, bagi masyarakat atau investor yang ingin mengetahui lebih lanjut terkait program ini, informasi dapat diakses melalui akun media sosial Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga, serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya dan WRI Indonesia. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#pariwisata #UK PACT #pemkot surabaya #kota lama surabaya #daya tarik ekonomi #pusat bisnis