Buntut Video Viral Camat Digerebek Warga, Wawali Surabaya Cak Ji Datangi Kantor Kecamatan
Muhammad Firman Syah• Kamis, 9 Januari 2025 | 01:00 WIB
Wakil Walikota Surabaya Armuji datangi kantor Kecamatan Asemrowo.
Asemrowo- Wakil Walikota Surabaya, Armuji bergerak cepat merespon video viral yang melakukan framing negatif terhadap Pemerintah Kota Surabaya. Melalui akun media sosialnya, Wakil Walikota Armuji menyebut pembuatan video dengan narasi negatif tentang pelayanan Kecamatan Asemrowo merupakan bentuk pendeskreditan kinerja pemerintah daerah.
"Kami ingin melakukan klarifikasi agar pemerintah kota Surabaya tidak dilecehkan oleh pihak-pihak tertentu," kata Armuji dalam videonya.
Dikatakan, viralnya video dengan narasi Camat Asemrowo menyembunyikan seorang wanita di kantor yang diambil oleh sejumlah orang yang mengatasnamakan dari LSM dan wartawan merupakan buntut dari ketidakpuasan atas tindakan Pemkot yang menertibkan bangunan liar di daerah Dupak Rukun Barat dan bawah Jembatan Layang Asemrowo yang selama ini menjadi pemicu kemacetan.
Cak Ji, bahkan melakukan konfirmasi langsung kepada staf Kecamatan bernama Dewi yang sebelumnya dinarasikan sebagai perempuan yang disembunyikan oleh Camat.
Kepada Cak Ji, Dewi menceritakan jika saat peristiwa berlangsung dirinya dan sejumlah staf lain sedang rapat program Pemkot Surabaya. Tiba-tiba sejumlah orang masuk dengan mengggedor-gedor pintu dan langsung merangsek masuk ke dalam kantor. Karena ketakutan, Dewi akhirnya bersembunyi di bawah meja Camat.
"Klarifikasi ini agar masyarakat tahu cerita yang sebenarnya. Agar tidak menelan mentah-mentah video yang sudah terlanjur viral. Jadi ini sebenarnya rentetan dari ketidakpuasan pihak pemilik bangunan liar," imbuhnya.
Armuji menegaskan, sebelum melakukan penertiban pihaknya juga telah mengirimkan surat peringatan hingga dua kali agar bisa menertibkan bangunannya sendiri.
"Pemerintah Surabaya ini tidak ngawur. Saya mohon teman-teman LSM apabila ingin membela pemilik bangunan liar juga paham," pungkasnya.