Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Lagi, Masyarakat Demo Tolak Proyek Reklamasi Surabaya Waterfront Land di Jembatan Suroboyo, Minta Presiden Prabowo Batalkan

Rahmat Sudrajat • Rabu, 8 Januari 2025 | 22:26 WIB

 

TOLAK: Ratusan massa melakukan demonstrasi menolak reklamasi PSN Surabaya Waterfront Land di pesisir Kenjeran, Rabu (8/1).
TOLAK: Ratusan massa melakukan demonstrasi menolak reklamasi PSN Surabaya Waterfront Land di pesisir Kenjeran, Rabu (8/1).

RADAR SURABAYA - Ratusan warga Surabaya berkumpul di Jembatan Suroboyo Rabu (8/1) dengan membawa spanduk penolakan terhadap Proyek Strategis Nasional (PSN) Surabaya Waterfront Land (SWL).

Aksi ini menuntut Presiden Prabowo Subianto membatalkan proyek reklamasi yang dianggap mengancam mata pencaharian nelayan dan lingkungan pesisir Kenjeran, Surabaya.

Aksi yang tertib dan dikawal ketat aparat kepolisian ini menyuarakan keprihatinan mendalam atas dampak negatif proyek reklamasi tersebut terhadap nelayan dan lingkungan pesisir Kenjeran.

Dengan spanduk dan bendera yang bertebaran, massa menyampaikan penolakan keras terhadap PSN SWL.

Mereka menyoroti kerugian besar yang akan ditanggung masyarakat, khususnya nelayan yang selama ini menggantungkan hidup dari laut.

Kekhawatiran akan hilangnya mata pencaharian, kerusakan lingkungan, dan minimnya transparansi dalam proses pembangunan menjadi sorotan utama.

"Proyek ini menimbulkan dampak yang signifikan, baik secara sosial maupun lingkungan, dan perlu dikaji ulang dengan mempertimbangkan aspirasi masyarakat," terang perwakilan dari Aliansi Ulama dan Tokoh Jawa Timur, Rahmat Mahmudi. 

Dalam aksi demonstrasi di Jembatan Suroboyo, dia dan para demonstran menyampaikan tuntutan agar Presiden Prabowo Subianto membatalkan proyek tersebut.

"Kami meminta Presiden Prabowo Subianto untuk mendengarkan suara rakyat dan segera mengambil sikap untuk membatalkan proyek ini," tegasnya.

Mereka mendesak pemerintah untuk lebih memperhatikan dampak sosial dan lingkungan sebelum memutuskan proyek-proyek besar yang berpotensi merugikan masyarakat.

Proyek SWL sendiri merupakan proyek reklamasi yang direncanakan untuk membangun kawasan wisata dan komersial di pesisir Kenjeran. Namun, rencana ini menuai protes dari berbagai pihak, termasuk nelayan dan aktivis lingkungan.

Mereka khawatir proyek ini akan merusak ekosistem laut dan mengancam mata pencaharian mereka.

"Kami tidak ingin melihat nasib kami seperti nelayan di Jakarta yang kehilangan mata pencahariannya setelah reklamasi," ujar salah seorang nelayan, Pak Suparno, yang ikut dalam aksi.

Aksi damai ini merupakan kepedulian masyarakat Surabaya terhadap lingkungan dan kesejahteraan nelayan.

Mereka berharap pemerintah dapat mendengarkan suara rakyat dan mengambil keputusan yang bijak untuk masa depan Surabaya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Proyek Strategis Nasional #pesisir Kenjeran #surabaya #jembaran suroboyo #Surabaya Waterfront Land #reklamasi