Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Angin Kencang Terjang Tiga Lokasi, Belasan Rumah di Surabaya Rusak

Dimas Mahendra • Senin, 6 Januari 2025 | 15:58 WIB

 

Rumah warga di beberapa wilayah Surabaya rusak akibat diterjang angin kencang pada Minggu (5/1).
Rumah warga di beberapa wilayah Surabaya rusak akibat diterjang angin kencang pada Minggu (5/1).

RADAR SURABAYA – Angin kencang yang melanda Kota Surabaya pada kemarin, Minggu (5/1), mengakibatkan kerusakan di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, tercatat ada belasan rumah yang mengalami kerusakan ringan, terutama pada bagian atap.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Surabaya, Buyung Hidayat menjelaskan, bahwa peristiwa tersebut terjadi bersamaan dengan hujan deras.

Lokasi terdampak meliputi kawasan Balas Klumprik, Kecamatan Wiyung; Simorejo, Kecamatan Sukomanunggal, dan Bulak Banteng, Kecamatan Kenjeran.

"Ada 16 rumah terdampak di Balas Klumprik, 2 rumah di Simorejo, dan 2 rumah lagi di Bulak Banteng. Jadi masing-masing wilayah hanya satu lokasi," ujar Buyung saat dikonfirmasi.

Setelah menerima laporan dari Call Center 112, tim BPBD bersama jajaran perangkat daerah (PD) Pemkot Surabaya segera turun ke lokasi.

Mereka langsung memverifikasi laporan dan memberikan bantuan darurat berupa terpal untuk menutup atap rumah yang rusak.

Menurut Buyung, mayoritas kerusakan hanya terjadi pada bagian atap, seperti kanopi teras atau sosoran.

"Nggak ada yang sampai atap rumahnya ambruk total. Bahkan, nggak ada laporan pohon tumbang di wilayah terdampak," jelasnya.

Di Balas Klumprik, dari 16 rumah yang rusak, 8 rumah sudah dipasangi terpal, 3 rumah dalam proses pemasangan, 3 lainnya diperbaiki sendiri oleh pemiliknya, dan 2 rumah lainnya tidak berpenghuni.

"Bantuan terpal ini diberikan supaya barang-barang di dalam rumah tetap aman, terutama karena hujan masih berlangsung," tambahnya.

Buyung memastikan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam kejadian ini.

Namun, ia mengingatkan warga untuk selalu waspada terhadap cuaca ekstrem, khususnya hujan deras yang disertai angin kencang.

"Warga sebaiknya tidak keluar rumah dan berteduh di tempat yang aman saat hujan deras dan angin kencang. Kalau bisa, pintu rumah juga ditutup rapat untuk mengurangi risiko aliran angin yang mendorong atap dari bawah," imbaunya.

Menurutnya, angin kencang bersifat sporadis dan berlangsung singkat.

"Kalau ada angin besar, mending ditutup aja pintunya, karena angin ini kan hanya hitungan menit saja," tandasnya.

BPBD Surabaya terus bersiaga untuk mengantisipasi potensi cuaca ekstrem di wilayah kota.

Warga diminta segera melaporkan kejadian darurat melalui Call Center 112 agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#BPBD Surabaya #surabaya #hujan deras #Angin Kencang