RADAR SURABAYA - Memasuki tahun baru 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya kembali mengaktifkan program Car Free Day (CFD) di tujuh titik strategis kota.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan kualitas udara dan mengurangi polusi, tetapi juga mendorong masyarakat menjalani gaya hidup sehat dengan beraktivitas tanpa kendaraan bermotor.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan, CFD akan berlangsung setiap Minggu pagi pada pukul 06.00-09.00 WIB.
Lokasi yang menjadi pusat kegiatan ini meliputi Jalan Raya Darmo (Taman Bungkul), Tunjungan, Jemur Andayani, Kembang Jepun, Kupang Indah, Kertajaya, dan Jalan Ir. Soekarno (MERR).
Dedik menyebutkan, dari tujuh titik tersebut, Jalan Raya Darmo dan Jalan Tunjungan akan digelar secara rutin setiap minggu, sementara lima lokasi lainnya dilaksanakan secara bergiliran.
Pelaksanaan di lima titik ini akan dievaluasi setiap bulan untuk mengukur tingkat partisipasi masyarakat.
“Pelaksanaan CFD di lokasi bergiliran ini didasarkan pada evaluasi jumlah peserta yang hadir. Jika antusiasme masyarakat tinggi, kegiatan bisa terus berlanjut,” jelas Dedik.
CFD dijadwalkan dimulai pada 5 Januari 2025, melibatkan tiga titik utama: Jalan Raya Darmo, Jalan Tunjungan, dan Jalan Jemur Andayani.
Kegiatan ini akan terus berlangsung di titik-titik lain sepanjang Januari dengan jadwal bergilir, menyesuaikan lokasi yang telah ditentukan.
Melalui program ini, Pemkot Surabaya berharap masyarakat dapat memanfaatkan ruang publik secara sehat dan ramah lingkungan, sekaligus berkontribusi menjaga kualitas udara kota.
Dedik juga mengimbau masyarakat untuk membawa perlengkapan ramah lingkungan seperti botol minum yang dapat digunakan kembali dan menghindari penggunaan sampah plastik.
"Kami berharap pelaksanaan CFD dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk beraktivitas tanpa kendaraan bermotor, sekaligus mendukung upaya menjaga kualitas udara di Surabaya," pungkasnya. (dim/nur)
Editor : Jay Wijayanto