Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Musim Liburan Akhir Tahun, Pusat Oleh-Oleh di Surabaya Diserbu Pembeli

Rahmat Sudrajat • Selasa, 31 Desember 2024 | 02:15 WIB

 

DIBURU PELANCONG: Suasana di salah satu pusat oleh-oleh khas Surabaya, yang berada di Jalan Dharmahusada, Senin (30/12).
DIBURU PELANCONG: Suasana di salah satu pusat oleh-oleh khas Surabaya, yang berada di Jalan Dharmahusada, Senin (30/12).

RADAR SURABAYA - Pusat oleh-oleh di Surabaya dibanjiri pengunjung menjelang libur tahun baru.

Baik warga luar kota maupun warga Surabaya yang akan berlibur ke luar kota. Mereka ramai-ramai berburu oleh-oleh khas Surabaya.

Salah satu pusat oleh-oleh yang ramai dikunjungi adalah pusat oleh-oleh di kawasan Dharmahusada, Surabaya.

Pengunjung silih berganti datang untuk membeli berbagai macam oleh-oleh, mulai dari snack, bolu, hingga aneka sambal khas Surabaya.

Melly, salah satu pembeli, mengaku sengaja membeli oleh-oleh untuk dibawa ke Jakarta. Ia akan merayakan libur tahun baru bersama keluarganya di sana.

"Ya hampir setiap tahun saya beli oleh-oleh untuk keluarga di sini. Lengkap dan terjangkau harganya," ujar Melly, Senin (30/12).

Melly membeli berbagai macam oleh-oleh, mulai dari kripik, bumbu pecel, hingga sambal Bu Rudy yang menurutnya memiliki rasa yang legendaris. "Ya macam-macam, seperti kripik, snack lainnya juga, bumbu pecel, sambel juga," terangnya.

Rustianingsih, Asisten Manager Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy, mengatakan bahwa lonjakan pengunjung dan penjualan sudah terjadi sejak awal liburan sekolah.

"Untuk momen liburan Natal dan Tahun Baru, ramainya sudah mulai sejak anak sekolah yang awal libur. Sampai sekarang ini naik terus sih dari jumlah pengunjungnya, sama yang dibeli juga ada peningkatan yang signifikan," ujar Rustianingsih

Dia menuturkan peningkatan penjualan mencapai lebih dari 20 persen dibandingkan hari normal.

Setiap harinya, pusat oleh-oleh ini dikunjungi lebih dari 100 orang lebih. "Kebanyakan mereka berasal dari luar kota," jelas Rustianingsih.

Produk yang paling banyak diburu adalah sambal udang dan snack-snack Bu Rudy.

"Untuk yang umum, pasti yang diserbu adalah produk sambal, udang krispi sama snack-snack khas Bu Rudy," ungkap Rustianingsih.

Selain penjualan konvensional, Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy juga memanfaatkan platform marketplace seperti TikTok, Shopee, Tokopedia, dan Blibli.

"Kita handle dari yang pengiriman reguler dan instan yang bisa diambil langsung. Kita handle, kita layani," ujarnya.

Pemesanan melalui marketplace biasanya dilakukan jauh-jauh hari, terutama untuk pengiriman reguler.

"Kalau untuk yang reguler, itu kebanyakan orang yang dari luar kota. Kalau untuk yang paling jauh, paling jauh ya di luar pulau juga, dari Papua," imbuhnya.

Bahkan dia mengaku saat musim liburan seperti ini pihaknya rela buka hingga malam melebihi jam operasional.

"Kita biasa buka pagi tapi kalau untuk tutupnya musim liburan gini kondisional karena pembeli biasanya datang dengan jumlah banyak menjelang tutup akhirnya kita tutup agak molor," ungkapnya.

Pusat Oleh-Oleh Bu Rudy menargetkan kenaikan omzet dan pengunjung tahun ini dibandingkan tahun lalu.

"Targetnya optimis meningkat dari tahun lalu. Hal ini melihat pengunjung lebih banyak tahun ini," kata Rustianingsih.

Kenaikan omzet dan pengunjung ini menunjukkan bahwa pusat oleh-oleh di Surabaya tetap menjadi pilihan favorit bagi para wisatawan yang ingin membawa pulang oleh-oleh khas Surabaya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Bu Rudy #berlibur #surabaya #dharmahusada #pusat oleh-oleh