RADAR SURABAYA – RD Agustinus Tri Budi Utomo, atau yang akrab disapa Romo Didik, pulang ke kampung halamannya di Ngrambe, Nganjuk, untuk merayakan Natal. Umat Katolik di Gereja Stasi Santo Mateus Mojorejo Ngrambe dengan penuh antusias menyambut kedatangan pastor yang dikenal sebagai aktivis lintas agama, pegiat LSM, dan seniman tersebut.
Romo Didik memimpin Misa Malam Natal di gereja tersebut. Ratusan umat memberikan selamat atas penunjukan dirinya sebagai Uskup Surabaya. Penahbisannya dijadwalkan berlangsung pada 22 Januari 2025 di Widya Mandala Hall Surabaya oleh Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, Mgr Piero Pieppo.
Umat di Ngrambe turut mendoakan agar proses tahbisan nanti berjalan lancar dan berharap Uskup Didik dapat menjalankan tugas yang dipercayakan oleh Paus Fransiskus dengan baik.
"Kami bangga Romo Didik, putra asli Ngrambe, kini menjadi Uskup Surabaya. Semoga beliau bisa membawa perubahan positif untuk gereja dan masyarakat luas," ujar salah seorang umat.
Dalam perayaan malam Natal tersebut, Romo Didik mengungkapkan kegembiraannya dapat kembali ke kampung halaman setelah bertugas di berbagai tempat, termasuk Surabaya, Sidoarjo, dan Kalimantan.
"Merayakan Natal di tempat di mana saya tumbuh memberikan kebahagiaan tersendiri, apalagi bersama keluarga dan umat yang selalu mendukung saya," ungkapnya.
Sebelum ditunjuk sebagai Uskup Surabaya, Romo Didik bertugas di Paroki Sakramen Mahakudus, Pagesangan, Surabaya. Sejak bulan lalu, ia telah pindah ke Wisma Keuskupan Surabaya di Jalan Polisi Istimewa, sebagai persiapan menjalankan tugas baru ini. (*)
Editor : Lambertus Hurek