RADAR SURABAYA - Sebanyak 2.353 tempat akan menjadi objek lokasi pengamanan selama Operasi Lilin Semeru 2024 di Jawa Timur. Operasi Lilin Semeru 2024 akan berlangsung mulai 19 Desember 2024 hingga 4 Januari 2025.
Dirlantas Polda Jatim Kombes Pol Komarudin mengatakan, Polda Jatim telah melakukan rapat koordinasi lintas sektoral bersama instansi terkait untuk mengantisipasi hal yang menjadi potensi kerawanan, hambatan dalam pelaksanaan pengamanan libur Natal dan cuti tahun baru 2025.
Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan (Kemenhub) diprediksi akan ada peningkatan pergerakan sampai dengan 2,82 persen dari tahun 2023. Potensi pergerakan itu yang diprediksi di tahun 2024 ke 2025 sebesar 39,30 persen pergerakan atau sama dengan 110, 67 juta pergerakan.
"Jatim akan menjadi daerah asal tertinggi dan daerah tujuan tertinggi. Dari sini kita melihat bahwa potensi pergerakan dari Jatim keluar daerah dan dari luar ke Jatim ini menjadi yang paling tinggi secara nasional. Objek pengamanan dalam operasi lilin nanti sebanyak 2.353 objek," ujarnya, Rabu (11/12).
Komarudin menyebut pengamanan di 1.199 gereja, 59 terminal, 27 pelabuhan, 7 bandara, 30 stasiun kereta api, 831 pusat perbelanjaan, 105 objek wisata dan 95 objek lokasi perayaan malam ganti tahun.
"Pelaksanaan operasi nanti kita akan menggelar sebanyak 150 pos pengamanan dan 44 pos pelayanan. Ini kita siapkan tentunya kita lihat efektifitas nanti pelaksanaan di lapangan," terangnya.
Menurutnya, potensi pergerakan serta titik kemacetan atau titik kepadatan akan bertambah. "Prediksi puncak libur natal akan berada di tanggal 22 Desember ini akan menjadi puncak. Karena waktu cukup panjang itu masuk weekend," ucapnya.
Adapun jalur arah ke tempat wisata juga menjadi perhatian dan akan dilakukan rekayasa bila terjadi kepadatan. Seperti Pandaan, Batu, Karanglo Malang Raya, Bromo dan peyeberangan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. (rus)
Editor : Lambertus Hurek