RADAR SURABAYA – Menyambut Hari Raya Natal, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghiasi berbagai sudut kota dengan ornamen dan hiasan khas Natal.
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya untuk menjaga semangat toleransi dan keharmonisan antar umat beragama di Kota Pahlawan.
Ornamen berwarna hijau dan merah khas Natal, lengkap dengan lampu-lampu warna-warni, menghiasi sejumlah lokasi strategis di Surabaya.
Di antaranya adalah halaman luar Balai Kota Surabaya, kawasan Panglima Sudirman, Kota Lama, pedestrian jembatan Jalan Yos Sudarso, jembatan Sawunggaling, dan Plaza Tengah Alun-Alun Kota Surabaya.
Pada malam hari, keindahan kota semakin terasa dengan lampu berbentuk pohon cemara dan ornamen lainnya seperti Sinterklas dan kereta rusa. Tidak sedikit warga yang memanfaatkan dekorasi ini untuk berswafoto, menjadikannya daya tarik tersendiri setiap tahun.
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menegaskan bahwa pemasangan ornamen tematik Natal adalah wujud nyata dari toleransi antar umat beragama yang menjadi ciri khas Kota Surabaya.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kita kembali menghias kota dengan hiasan dan ornamen Natal. Setiap perayaan umat beragama selalu kita buatkan. Waktunya perayaan untuk umat Buddha, kita rubah hiasannya. Begitu juga saat perayaan hari raya umat Hindu dan umat Islam, kita hiasi kota ini dengan keindahan dan toleransi," ujar Wali Kota Eri Cahyadi, Jumat (6/12).
Ia menambahkan, sebagai kota pluralisme, Surabaya selalu mengedepankan persatuan dan keberagaman dengan memberikan ruang bagi semua agama untuk merayakan hari besar mereka.
"Dengan ini kita mencerminkan rasa toleransi yang tinggi, sehingga semua umat beragama bisa menikmati perayaan di Kota Pahlawan," jelasnya.
Menurut Wali Kota Eri, pemasangan ornamen tematik Natal juga menjadi hiburan bagi masyarakat, terutama menjelang momen pergantian tahun. Hiasan ini tidak hanya mempercantik kota, tetapi juga memberikan kenyamanan bagi warga dan pengunjung.
"Pemasangan ornamen dengan hiasan lampu ini menjadikan wajah Kota Surabaya semakin indah. Sehingga masyarakat akan lebih nyaman berada di kotanya," kata Wali Kota Eri.
Ia juga berharap ornamen ini memberikan kesan istimewa bagi umat Kristiani yang merayakan Natal.
Selain itu, Wali Kota Eri mendorong pelaku usaha di Surabaya untuk ikut memeriahkan suasana dengan memasang dekorasi tematik di tempat usaha mereka.
"Semoga hal ini bisa semakin memupuk kerukunan umat beragama, suku, dan ras yang ada di Kota Surabaya," harapnya. (dim)
Editor : Jay Wijayanto