Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Sidak Pasar Tambahrejo Surabaya, Mendag Temukan Harga Minyakita Naik Sedikit

Mus Purmadani • Selasa, 3 Desember 2024 | 18:10 WIB

 

Menteri Perdagangan Budi Santoso saat sidak harga bahan pokok di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Selasa (3/11).
Menteri Perdagangan Budi Santoso saat sidak harga bahan pokok di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Selasa (3/11).

RADAR SURABAYA - Menteri Perdagangan Budi Santoso melakukan sidak di Pasar Tambahrejo, Surabaya, Selasa (3/11).

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan untuk cek harga dalam rangka persiapan Natal dan tahun baru (Nataru).

"Kita lihat harga pokok normal ya tadi. Minyakita cuma naik sedikit ya. Kalau HET-nya Rp 15.700, tapi tadi harganya Rp 16.000. Ya tapi masih relatif (tidak terlalu tinggi) ya. Kemudian justru yang agak naik harganya adalah sayuran seperti tomat, timun, saya pikir ini kan karena cuacanya yang berubah sehingga pasokannya tersendat,'" terangnya.

Budi menambahkan, untuk komoditas yang lainnya seperti gula, beras, ayam, telur semua normal.

"Mudah-mudahan ini bisa terjaga terus dan kita terus tetap berkoordinasi dengan para produsen, distributor untuk menjaga agar harga terjamin dan tidak ada kelangkaan bahan pokok," katanya.

Saat ditanya untuk harga bawang, Budi mengatakan, bawang merah kenaikan sedikit namun masih di bawah harga acuan. 

"Kemarin memang kan sempat Rp 34.000 Ini mulai naik-naik dikit, tadi Rp 36.000 ya. Jadi harga acuan Rp 41.500, masih di bawah harga acuan dan mudah-mudahan ini bisa terjaga karena memang permintaan meningkat di Nataru ini udah-mudahan daya beli masuknya juga semakin meningkat," jelasnya.

Ditanya pasokan yang disiapkan jelang Nataru, menurut Budi ada sistem monitoring yang terkoneksi dengan dinas terkait.

"Setiap dinas itu punya. Jadi setiap hari kita selalu di-update. Di-update berapa harganya, kemudian berapa pasokan yang kurang Kita update terus, jadi kita tahu berapa jumlahnya. Nanti dinas yang akan menginfokan, dan ini selalu kita koordinasikan dengan begitu harapan kita, kita bisa memantau langsung daerah-daerah mana yang harganya mahal, yang berkurangan pasokan langsung kita koordinasikan ya," paparnya.

Budi mengatakan, terkait impor beras tergantung kebutuhan. "Jadi tahun depan kan memang sudah tidak perlu, artinya kebutuhan dalam negeri kan tercukupi Kalau sudah tercukupi kan enggak perlu impor beras," pungkasnya. (mus/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#surabaya #harga bahan pokok #Mendag #MinyaKita #pasar tambahrejo