Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Permudah Boarding, Lebih Dari 1 Juta Penumpang Daop 8 Surabaya Gunakan Face Recognition

Rahmat Sudrajat • Sabtu, 30 November 2024 | 01:43 WIB
Fasilitas face recognition di wilayah Daop 8 Surabaya terdapat Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.
Fasilitas face recognition di wilayah Daop 8 Surabaya terdapat Stasiun Surabaya Gubeng, Stasiun Surabaya Pasar Turi, dan Stasiun Malang.

RADAR SURABAYA -  KAI Daop 8 Surabaya mencatat sejak 1 Januari hingga Oktober 2024 sebanyak 1.010.531 telah menggunakan face recognition yang tersedia di tiga stasiun besar wilayah Daop 8.

Yakni Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya Pasar Turi, dan Malang. 

Sementara itu, pada tahun 2023 terdapat 578.280 pelanggan yang telah menggunakan layanan face recognition boarding gate di wilayah Daop 8 Surabaya.

"Terhitung sebanyak 1.591.811 pelanggan yang telah menggunakan layanan face recognition boarding gate di Daop 8 Surabaya mulai Maret 2023 hingga Oktober 2024," kata Manajer Humas KAI Daop 8, Luqman Arif, Jumat (29/11).

Adanya penggunaan face recognition ini memiliki nilai keuntungan bagi para pelanggan maupun perusahaan.

Diantaranya ramah lingkungan, mempercepat, serta memudahkan pelanggan KA saat melakukan boarding

Luqman menjelaskan, layanan face recognition boarding gate hadir di Daop 8 Surabaya mulai 10 Maret 2023 yang diawali di Stasiun Surabaya Gubeng.

Kemudian di Stasiun Malang pada 12 Maret 2023, dan di Stasiun Surabaya Pasar Turi pada 23 Mei 2023.

“Penerapan face recognition mempermudah proses boarding dan mengurangi antrean, terutama saat periode ramai atau peak season  maupun momen libur Natal dan Tahun Baru 2024/2025 mendatang,” terangnya.

Bagi penumpang yang ingin menggunakan fasilitas face recognition boarding gate ini, harus melakukan registrasi di awal yang berlaku untuk seterusnya.

Calon pelanggan bisa melakukan registrasi di stasiun yang memiliki layanan FRBG dan nantinya ada petugas yang akan membantu proses tersebut.

“Dengan adanya face recognition penumpang cukup melakukan pemindaian wajah di gate boarding. Jika identitas diri, data tiket dan syarat lainnya telah sesuai maka secara otomatis pintu boarding akan terbuka,” tuturnya.

Luqman juga menjelaskan, masyarakat tidak perlu khawatir dengan keamanan data pada fitur face recognition yang dipergunakan oleh KAI karena sudah mengimplementasikan sistem manajemen keamanan Informasi berstandar internasional ISO 27001 tentang Standardisasi Manajemen Keamanan Informasi.

"Data nama, NIK, dan foto pelanggan akan disimpan pada infrastruktur KAI dan hanya dipergunakan untuk proses boarding menggunakan face recognition boarding gate. Data tersebut akan disimpan dalam waktu satu tahun, setelah itu akan dihapus otomatis secara sistem," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#peak season #kai daop 8 surabaya #Face Recognition #stasiun surabaya pasar turi #stasiun surabaya gubeng