Tersangka Pembunuhan Wanita di Jalan Ngaglik Surabaya Sering Berontak dan Depresi
Guntur Irianto• Jumat, 22 November 2024 | 18:50 WIB
Tersangka GAS alias Andre Surya diamankan gegara membunuh seorang wanita di Ngaglik Surabaya. (SURYANTO/RADAR SURABAYA)
RADAR SURABAYA - Polisi terus melakukan penyidikan tersangka pembunuhan Andre Surya alias GAS, 51, warga Jalan Ngaglik II, Surabaya. Salah satu yang akan dilakukan kepolisian yaitu memeriksakan kejiwaan tersangka.
Sebelum dihadirkan di depan wartawan, tersangka sempat duduk dan diam, kemudian seketika seperti bergerak dan memberontak. Perilaku pria itu terlihat tidak wajar.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto mengungkapkan, pihaknya akan melakukan pemeriksaan terkait dengan kejiwaan tersangka. Ini setelah beberapa kali Andre diduga menunjukkan gejala depresi.
"Kami akan periksakan kejiwaan tersangka ke RS Bhayangkara Polda Jatim, " ujarnya.
Keluarga tersangka, Stanley Surya, mengatakan, adiknya (tersangka) ini punya sakit dan harus rutin mengkonsumsi obat. Hanya saja, obatnya ada di meja makan dalam rumah yang masih diberi garis polisi.
Ia mengatakan jika tidak minum obat kadang adiknya ini tidak bisa diajak bicara. "Dia diam saja kalau belum minum obat," katanya.
Ia pernah memberi makan. Setelah tiga jam kemudian ia kembali nasi tersebut belum juga dimakan oleh Andre. "Katanya nasinya aneh jadi tidak dimakan. Baru lima jam kemudian dimakan," jelasnya.
Saat ditanya pernah periksa ke psikolog, ia mengungkapkan pernah. Adiknya ini pernah periksa ke RS Soewandhi. "Pihak rumah sakit Soewandhi yang tahu semua riwayat sakitnya. Hanya saja sering diam dan tidak fokus kalau saya ajak bicara. Mungkin beban kerja sebagai marketing," ungkapnya.
Andre diduga seorang perempuan menjadi korban pembunuhan di Jalan Ngaglik II, Surabaya, Minggu (17/11) malam. Korban, Lindawati, ditemukan tewas dalam kondisi tergeletak di depan kamar mandi. (gun)