RADAR SURABAYA – Polisi berhasil menangkap tiga pelaku pembacokan terhadap Jimy Sugito Putra, salah satu saksi Paslon nomor urut 2, Slamet Junaidi-Ahmad Mahfudz (Jimat-Sakteh), di Sampang. Ketiga pelaku berinisial FS, DUR, dan IDI kini telah diamankan di Mapolda Jatim.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yang didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto di Mapolda Jatim pada Selasa petang (19/11), menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mengusut kasus tersebut hingga tuntas.
“Saya cek tadi, terakhir ada tiga orang yang sudah diamankan oleh Polres Sampang dan sudah ditangani. Polda Jatim akan terus melaksanakan pengembangan sampai tuntas,” ujarnya.
Kapolri juga mengingatkan seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas jelang Pilkada 2024. "Tolong ini menjadi peristiwa yang tidak terulang lagi. Kita harus ingat, pasangan calon adalah bagian dari saudara, teman, dan sahabat kita,” tegasnya.
Dalam menghadapi Pilkada serentak 2024, Jawa Timur memiliki 60.751 Tempat Pemungutan Suara (TPS). Polda Jatim telah memetakan daerah berdasarkan tingkat kerawanan, mulai dari sangat rawan, rawan, hingga kurang rawan.
Listyo menekankan perhatian khusus pada wilayah yang paslon-nya lebih dari dua, termasuk Madura yang masuk kategori sangat rawan.
"Khususnya Madura, ini menjadi perhatian serius. Kita menempatkan personel lebih besar dan pola pengamanan yang lebih disesuaikan," jelas Listyo.
Selain itu, daerah dengan calon tunggal juga menjadi fokus. Kapolri meminta Kapolda dan Kapolres untuk bekerja sama dengan Pangdam dan Dandim guna mengantisipasi potensi kerawanan di masing-masing wilayah. "Pola pengamanan harus sesuai dengan situasi dan potensi kerawanan yang terjadi," imbuhnya. (rus)
Editor : Lambertus Hurek