Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Ajak Peduli Lingkungan, PT Suparma Support Sustainable Living di Banana Park Surabaya

Moh. Afik • Senin, 18 November 2024 | 02:50 WIB
SAYUR ORGANIK: Edward Sopanan (dua dari kiri) bersama Ipong Wisnoe meninjua taman sayur organik yang dikembangkan di Banana Park lewat program Sustainable Living PT Suparma Tbk.
SAYUR ORGANIK: Edward Sopanan (dua dari kiri) bersama Ipong Wisnoe meninjua taman sayur organik yang dikembangkan di Banana Park lewat program Sustainable Living PT Suparma Tbk.

RADAR SURABAYA - PT Suparma Tbk terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang berkelanjutan melalui produk See-U Tissue & Towel yang berkualitas dan juga melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Kali ini PT Suparma Tbk melakukan aksi social dengan proyek pembinaan “Sustainable Green Village,” Taman Wisata Edukasi Banana Park, Karang Pilang, Surabaya.

Banana Park merupakan taman wisata edukasi yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat rekreasi dan edukasi lingkungan. 

“Selama ini taman edukasi ini dikelola oleh masyarakat Kelurahan Waru Gunung. PT. Suparma Tbk hadir untuk melakukan pembinaan pada Banana Park agar dapat menjadi tempat wisata edukatif yang ramah lingkungan,” kata CEO PT Suparma Tbk, Edward Sopanan, Minggu (17/11). 

Langkah ini, lanjutnya, menjadi bagian dari visi PT Suparma Tbk sebagai Indonesia’s Sustainable Paper Company untuk menciptakan dampak positif melalui program-program berbasis lingkungan yang mendukung keseimbangan alam dan keberlanjutan. 

Dengan kehadiran taman edukasi yang lebih baik, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi komunitas setempat serta mendukung gaya hidup berkelanjutan terhadap masyarakat Karang Pilang yang berada di sekitar area pabrik PT Suparma Tbk.

Pembukaan Gerbang Banana Park Surabaya oleh Edward Sopanan (tengah topi hitam) bersama Ipong Wisnoe lewat program Sustainable Living PT Suparma Tbk.
Pembukaan Gerbang Banana Park Surabaya oleh Edward Sopanan (tengah topi hitam) bersama Ipong Wisnoe lewat program Sustainable Living PT Suparma Tbk.

“Kami berharap Banana Park tidak hanya menjadi ruang hijau yang menyejukkan tetapi juga menjadi wahana edukasi lingkungan yang bermanfaat bagi berbagai kalangan. Kita harus memulai untuk mengatasi krisis sampah di Indonesia. Kita ajari bagaimana memilah sampah yang baik,” tambahnya. 

Misalnya, para siswa diajari membuat lebih dari 200 kincir angin berbahan dasar botol bekas yang dihias dengan warna-warni.

Karya seni ini tidak hanya memperindah taman tetapi juga memberikan nilai edukatif mengenai pemanfaatan kembali sampah plastik sebagai bentuk kreasi berdaya guna. 

PT Suparma Tbk juga memberikan fasilitas tempat sampah pilah di setiap ruangan sekolah, sehingga mereka dapat belajar dan terbiasa memilah sampah organik, nonorganik, B3 secara mandiri. Inisiatif ini juga sejalan dengan tagline See-U Tissue & Towel, yang mengusung pesan "Be Yourself, Inspiring Others". 

“Program sustainability sudah kami lakukan di pabrik. Sejak 2022 sudah zero waste. Sampah kertas dan plastik kita olah kembali menjadi energi. Program ini yang kami tularkan. Kami ingin kedepan Banana Park akan jadi wahana pembelajaran untuk warga sekitar dan juga orang lain,” ungkapnya.  

Camat Karang Pilang, Ir. Ipong Wisnoe W,MM menambahkan, Banana Park merupakan satu-satunya ikon di Karang Pilang yang berfungsi sebagai wahana edukasi dan wisata. Didalam area seluas 5.000 m2 ini ada area untuk pertanian dan juga perikanan. 

Namun begitu, Banana Park perlu sentuhan sehingga kedepan akan semakin menarik untuk tempat wisata dan edukasi. Saat ini ada beberapa tanaman seperti pisang, jeruk dan aneka sayur organic serta kolam ikan. Semua dikembangkan dan hasilnya bisa dimanfaatkan untuk memberdayakan warga sekitar. 

“Disinilah kehadiran PT Suparma Tbk sangat berarti. Sehingga Banana Park bisa desain ulang selaian lebih menarik juga wahananya semakin lengkap. Ada tempat pertemuan, hiburan dan juga edukasi. Sudah beberapa kali panen. Banana Park ini punya prospek yang bagus,” ujar Ipong. 

Sementara itu, Endang Susiani, Ketua Pengelolah Banana Park, mengatakan, Banana Park selain sebagai wahana edukasi dan wisata, juga bisa menggerakan UMKM warga Waru Gunung. Sebab iitu, setiap Sabtu malam minggu selalu ada Pasar Lawas yang diikuti banyak UMKM dengan aneka produknya. 

“Bagaimana UMKM warga Waru Gunung bisa digerakan. Salah satunya lewat Pasar Lawas di Banana Park ini. Kami sampaikan terimakasih pada PT Suparma yang telah mensupport Banana Park,” ujar Endang. (fix)

Editor : Jay Wijayanto
#Tissue #Suparma