RADAR SURABAYA - Surabaya mulai memasuki awal musim hujan dengan suhu yang lebih sejuk dari biasanya. Berdasarkan prediksi BMKG Tanjung Perak, Minggu (17/11), hujan ringan akan terjadi pagi, siang, sore, hingga malam.
Kelembapan udara diperkirakan mencapai 78-90 persen dengan suhu 26-31 derajat Celsius.
BMKG Juanda juga mengeluarkan peringatan kewaspadaan cuaca ekstrem untuk wilayah Jawa Timur mulai Sabtu (16/11) hingga Jumat (22/11). Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diprediksi melanda sejumlah daerah.
Kondisi ini meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, puting beliung, hingga hujan es.
Fenomena ini disebabkan oleh gelombang atmosfer Equatorial Rossby yang melintasi Jawa Timur selama sepekan. Gelombang ini memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan, ditambah suhu muka laut yang hangat sehingga suplai uap air ke atmosfer meningkat.
Wilayah terdampak meliputi Kabupaten Bojonegoro, Tuban, Ngawi, Madiun, Magetan, Ponorogo, Pacitan, Trenggalek, Tulungagung, Nganjuk, Kediri, Blitar, Jombang, Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Batu, Lumajang, Probolinggo, Situbondo, Bondowoso, Jember, Banyuwangi, dan Sumenep.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di lereng gunung dan bantaran sungai, untuk waspada terhadap banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta berkurangnya jarak pandang akibat hujan lebat. Selain itu, warga Surabaya diharapkan mempersiapkan perlengkapan seperti jas hujan dan payung menghadapi hujan. (rek)
Editor : Lambertus Hurek