Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 Aksi Nyata Tanam Bersama Dharma Wanita Persatuan dan PKK di Kebun Binaan Sukomanunggal

Rahmat Sudrajat • Jumat, 15 November 2024 | 18:42 WIB
Ibu-ibu DWP dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukomanunggal bersama para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 mengadakan aksi tanam bersama di Kebun Binaan Kelurahan Sukomanunggal. (IST)
Ibu-ibu DWP dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukomanunggal bersama para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 mengadakan aksi tanam bersama di Kebun Binaan Kelurahan Sukomanunggal. (IST)

RADAR SURABAYA  – Dalam rangka menghijaukan lingkungan, Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Tim Penggerak PKK Kecamatan Sukomanunggal bersama para finalis Pangeran dan Putri Lingkungan Hidup 2024 mengadakan aksi tanam bersama di Kebun Binaan Kelurahan Sukomanunggal, Surabaya.

Kegiatan ini melibatkan tujuh sekolah yang diwakili para finalis. Yakni SDN Pakis III, SDI Kyai Ibrahim, SDN Pacarkeling V, SDN Rangkah VI, SDN Margerojo I, SMPN 57, dan SMPN 35.

Para finalis bersama ibu-ibu DWP dan TP PKK menanam berbagai tanaman seperti asam (milik Rafa), cabai (Fattah), bayam brazil  (Azka), dan rosella (Dea dan Rasyid). Mereka menggunakan pupuk organik hasil olahan sendiri yang dibuat oleh finalis seperti Fakhrie, Falisha, Haykal, dan Keynaira.

Sebagai penyuburan pada tanaman diberikan eco enzyme olahan dari Raihan Jouzu dari kulit bawang putih yang berguna untuk mempercepat akar pada tanaman dan mengusir hama.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dedik Irianto, Presiden Tunas Hijau Zamroni, Camat Sukomanunggal Dwi Anggara Widya Sukma, serta Ketua TP PKK Sukomanunggal Anggieningtiyas Meinar Riankusuma.

Selain menanam, para finalis juga ikut serta dalam memanen tanaman terong di kebun yang luas tersebut. Kegiatan ini memberikan pengalaman langsung kepada para finalis dalam menjaga dan menghijaukan bumi.

Hasil produk para finalis seperti pupuk organik dan olahan dari sampah organik maupun non-organik turut dipasarkan oleh ibu-ibu DWP dan TP PKK sebagai bentuk edukasi pemanfaatan limbah.

Ketua TP PKK Sukomanunggal, Anggi, mengajak para finalis untuk menggunakan barang bekas seperti galon air sebagai media tanam. "Galon bekas dapat dimanfaatkan sebagai pot cantik, mengurangi limbah plastik dan menambah estetika kebun," ujarnya.

Aksi ini diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi anak-anak untuk berkreasi dalam menjaga lingkungan dengan memanfaatkan barang bekas. (rmt)

Editor : Lambertus Hurek
#putri lingkungan hidup #Tunas Hijau Surabaya #pangeran lingkungan hidup #PKK Sukomanunggal