RADAR SURABAYA - Andy Surotrynoto, 68, tega menghabisi adiknya Sundari Hartatik dan keponakan Chyntia Kartika Tjandra, 34, menggunakan pisau dapur.
Pelaku membabi buta membacok korban saat hendak mediasi masalah warisan di rumah kontrakan Jalan Putat Indah Tengah I, Kelurahan Putat Gede, Surabaya, pada Kamis malam (14/11).
Kapolsek Sukomanunggal Kompol Zainur Rofik mengatakan, pelaku membacok korban menggunakan pisau saat hendak melakukan mediasi masalah warisan dengan saudara dan keluarga di rumah Jalan Putat Indah Tengah I, Surabaya Kamis malam (14/11).
Saat itu pelaku sudah datang lebih dahulu dan duduk di ruang tamu. Saudara pelaku juga sudah datang. Termasuk korban namun belum lengkap.
"Sebenarnya mau mediasi lagi. Saudara-saudara keluarga besar didatangkan. Tiba-tiba korban dibacok menggunakan pisau," ujarnya, Jumat (15/11).
Dia menambahkan, setelah membacok korban, pelaku lalu diamankan. Pelaku tidak melarikan diri. Sementara korban yang penuh luka bacok dibawa ke rumah sakit. Namun nyawa korban tak tertolong.
"Ini tujuh saudara. Pelaku anak ketiga dan korban adiknya serta keponakan," bebernya.
Rofik menerangkan, mediasi masalah warisan keluarga tersebut sudah kesekian kali. Sebelumnya pelaku tidak sampai melakukan kekerasan. Hanya saja sempat cekcok dan marah-marah dengan korban.
"Rumah yang jadi perebutan di Putat Gede I ya sekitar situ. Keseharian pelaku enggak kerja," tuturnya.
Informasi yang dihimpun, Andy nekat menghabisi korban karena sakit hati sering diejek korban dengan kata pengangguran, penyakitan. Selain itu pelaku tidak boleh tinggal di rumah peninggalan orang tua. (rus)
Editor : Lambertus Hurek