Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bandit Pencuri Motor Spesialis Minimarket Ditembak Polisi di Surabaya

M. Mahrus • Rabu, 13 November 2024 | 21:34 WIB
Bandit asal Madura ditembak kaki kanannya di Surabaya. (IST)
Bandit asal Madura ditembak kaki kanannya di Surabaya. (IST)

RADAR SURABAYA - Seorang pelaku pencurian motor yang dikenal sebagai spesialis minimarket ditangkap setelah beraksi di Karangpilang, Surabaya. Abdul Halim (27), warga asal Tambelangan, Sampang Madura, yang tinggal di Taman, Sidoarjo, terpaksa ditembak di betis oleh Tim Anti Bandit Polsek Karangpilang.

Kapolsek Karangpilang, Kompol A Risky Fardian, menjelaskan bahwa penangkapan terjadi saat Abdul mencoba mencuri motor Honda Beat milik pengunjung di sebuah warung kopi di Jalan Mastrip, Kedurus, pada Jumat (8/11) dini hari.

Pihak penjaga warkop segera melaporkan kejadian tersebut kepada polisi, yang kemudian melakukan pengejaran.

Sebagai upaya untuk melarikan diri dan melawan petugas saat ditangkap, petugas akhirnya mengambil tindakan tegas dengan menembak betis kanan tersangka. "Satu tersangka berhasil ditangkap, sementara satu pelaku lainnya melarikan diri," ungkap Risky pada Rabu (13/11).

Risky menjelaskan bahwa modus operandi yang digunakan oleh Abdul adalah dengan menggunakan kunci T untuk merusak kunci setir motor yang diparkir. Berdasarkan hasil pengembangan, ia diketahui telah melakukan pencurian di empat lokasi berbeda di Surabaya dan Sidoarjo.

Beberapa lokasi pencurian tersebut meliputi minimarket di Jalan Menganti Wiyung, Jalan Panjunan Sukodono, dan minimarket Desa Sedati, yang terjadi antara bulan September hingga Oktober 2024.

"Tersangka memang telah menjadi spesialis pencuri motor di minimarket dan parkiran warung," tambahnya.

Dalam keterangannya, Abdul mengaku bahwa ia berperan sebagai eksekutor pencurian bersama seorang rekannya, S, yang kini masih buron. Ia menjelaskan bahwa mereka berkeliling mencari sasaran sebelum melakukan tindakan pencurian.

Alat kunci T yang digunakannya didapatkan dari temannya, dan ia mengaku tidak perlu latihan untuk beraksi. "Kami biasanya menyasar motor matik yang diparkir di minimarket dan warung. Motor yang dicuri dijual dengan harga antara Rp 3,5 juta sampai Rp 5 juta," tutur Abdul.

Ia juga mengungkapkan bahwa uang hasil pencurian digunakan untuk membayar kontrakan dan utang pribadinya. (rus)

Editor : Lambertus Hurek
#curanmor ditembak surabaya #curanmor surabaya #curi motor surabaya raya #Bandit Madura