RADAR SURABAYA – Aksi pencopetan di acara Jatim Emas Exhibition Fair (JEEF) di Grand City Mall, Surabaya, berhasil terungkap dengan cara yang tak biasa. WH (25), warga Jalan Wonokusumo, Surabaya, tertangkap setelah aksinya mengambil ponsel korban terekam dalam video seorang saksi mata.
Peristiwa terjadi saat Mama Lela, seorang artis, tiba di lokasi acara. Korban, yang merupakan pengawal pribadi sang artis, membuka jalan menuju area acara.
Di tengah keramaian, komplotan pencopet mendekati korban seolah-olah ingin bertemu artis tersebut. "Saat itulah pelaku membuka tas korban dan mencuri ponselnya," ujar Kanitreskrim Polsek Genteng, Iptu Vian Wijaya, Senin (11/11).
Saksi yang berada di sisi lain dari korban dan pelaku, mencurigai gerak-gerik mereka dan segera merekam kejadian tersebut. "Tersangka beraksi bersama dua rekannya; satu bertugas mengalihkan perhatian, satu sebagai eksekutor, dan satu lagi siap membawa kabur ponsel," tambah Iptu Vian.
Kejelian saksi tersebut sangat diapresiasi. Setelah mencurigai adanya pencurian, ia mendatangi korban dan menanyakan apakah ponselnya hilang, lalu menunjukkan video rekaman tersebut. Meski tersangka sempat kabur, ia kembali ke lokasi acara beberapa saat kemudian dan langsung ditangkap oleh petugas keamanan.
"Peran saksi sangat membantu dalam mengungkap modus pencopetan ini. Meskipun tidak mengenal korban, ia bersedia membantu dan memberikan kesaksian. Kami sangat menghargai tindakan beraninya, terutama karena ia seorang perempuan. Ini contoh nyata bagaimana masyarakat dapat berperan sebagai 'polisi' bagi dirinya sendiri dan orang lain," kata Vian.
Sebelumnya, WH diringkus Unit Reskrim Polsek Genteng setelah rekaman videonya yang mencuri ponsel tersebar. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap rekan-rekan tersangka yang terlibat dalam aksi pencopetan ini. (gun)
Editor : Lambertus Hurek