RADAR SURABAYA - Setelah disergap Tim Respons Cepat Tindak (Respatti) Satuan Samapta Polrestabes Surabaya, Kamis (7/11) dini hari, tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Jalan Kenjeran Surabaya terpaksa diberikan tindakan tegas terukur karena sempat melawan anggota Polsek Sukolilo.
Saat dikeler, ternyata tersangka yang diketahui bernama Jamal ini melawan polisi sehingga terpaksa ditembak betisnya.
Tersangka curanmor asal Jalan Ambengan Batu, Surabaya ini tepergok Unit Reskrim Polsek Sukolilo saat mencuri sepeda motor di tempat kos di Jalan Asem Payung, Surabaya.
Polisi sempat kejar-kejaran dengan pelaku yang kabur membawa motor dan berhasil mengamankan satu orang yang membawa motor curian. "Satu pelaku lagi kabur berinisial BR," kata Kapolsek Sukolilo, Kompol I Made Patera Negara, Kamis (7/11).
Aksi kedua tersangka kepergok anggota Polsek Sukolilo saat mendorong sepeda motor Honda Beat nomor polisi DK 4827 FCG.
Sepeda motor milik mahasiswa ITS itu didorong tersangka dari Jalan Ir Soekarno ke arah Kenjeran Surabaya.
"Kami meminta bantuan Tim Respatti karena mereka kabur dan berhasil diamankan di Jalan Rangkah," tuturnya.
Setelah berhasil disergap, polisi mencoba mengembangkan lagi. Ini dikarenakan ada satu teman tersangka yakni BR yang berhasil kabur.
Saat dikeler inilah, tersangka melawan dan mencoba kabur. Polisi akhirnya terpaksa memberi tindakan tegas terukur di kaki kanannya. "Kami tindak tegas karena mencoba melawan," katanya.
Joshua mahasiswa ITS pemilik sepeda motor mengaku, ia tidak tahu kalau sepedanya dicuri. Saat kejadian, ia sedang mengerjakan tugas di kos. Sepeda motornya tidak dikunci stir dan diparkir di depan kos.
"Kuncinya rusak jadi tidak saya kunci stir. Saat ada polisi datang baru tahu motor saya dicuri," ungkapnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kejar-kejaran terjadi antara polisi dengan pengendara sepeda motor di Jalan Kenjeran Surabaya.
Ternyata Tim Respatti Sat Samapta Polrestabes Surabaya bersama Unit Reskrim Polsek Sukolilo mengejar terduga pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor), Kamis (7/11) dini hari. Satu tersangka ditangkap dan terpaksa dihadiahi timah panas, sedangkan satu rekannya berhasil kabur. (gun)
Editor : Jay Wijayanto