RADAR SURABAYA - Gedung Soverdi di Jalan Polisi Istimewa 9 Surabaya akan direnovasi untuk menyambut usianya yang ke-100 pada 2025. Dibangun pada 1925 oleh arsitek Hulswit, Fermont & Ad. Cuypers, gedung bersejarah ini menjadi tujuan mahasiswa dan komunitas pencinta sejarah di Surabaya, yang mengagumi arsitekturnya yang klasik dan kokoh.
Awalnya, Gedung Soverdi dimiliki oleh Bruder CSA (Congregatio Sancti Aloysii), yang mengelola SMAK St. Louis, sekolah menengah terkenal di Surabaya. Pada 1975, gedung ini diserahkan kepada kongregasi imam Societas Verbi Dinini (SVD). Sejak itu menjadi tempat tinggal para pastor SVD.
Pater Fritz Edomeko SVD, ketua panitia renovasi, menjelaskan pihaknya sedang mengumpulkan dana yang diperkirakan cukup besar. “Karena gedung Soverdi masuk kategori cagar budaya, kami hanya bisa memperbaiki bagian dalam tanpa mengubah bentuk asli, khususnya di bagian luar,” ujar Pater Fritz.
Renovasi ini fokus pada perbaikan bagian dalam gedung yang kondisinya sudah banyak rusak. Panitia mengajak masyarakat untuk berkontribusi melalui donasi guna mendukung proses renovasi ini.
Ratri Saraswati, salah satu pengunjung, membagikan kesannya. “Bangunannya kokoh dan tenang, cocok untuk healing. Kami disambut ramah oleh Romo Soni Keraf yang mengantar kami berkeliling hingga ke dapur, tempat para suster memasak,” ujarnya.
Renovasi gedung Soverdi ini direncanakan selesai dalam beberapa tahun ke depan, seiring dengan upaya penghimpunan dana yang terus berlangsung. (rek)
Editor : Lambertus Hurek