RADAR SURABAYA – Setelah penampakan buaya muara berukuran kecil di sungai dekat kampus Poltek Pelayaran, kini warga Medokan Semampir dikejutkan oleh kemunculan buaya sepanjang tiga meter yang terlihat tenang di sekitar hutan bakau.
Penampakan tersebut direkam oleh sejumlah warga yang berada di lokasi. Video yang direkam pada dini hari itu menampilkan seekor buaya yang tengah terdiam di daratan, diduga berada di pinggir sungai, dengan latar belakang rerumputan.
Mengandalkan penerangan lampu senter dari jauh, video merekam seluruh tubuh buaya dari ujung kepala hingga ekor. Dari kejauhan juga terdengar suara bebek yang diduga berada di dekat kandang milik warga, menyebabkan bebek dan ayam peliharaan ketakutan.
“Masi ngene bajul iki ga wajar, soale munggah bebek petek mlayu kabeh,” ujar suara pria di video tersebut.
Video kemunculan buaya ini telah ditonton lebih dari 100 ribu pengguna TikTok. Beberapa netizen dalam kolom komentar beranggapan bahwa sungai-sungai di Surabaya memang merupakan habitat para buaya tersebut.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Surabaya sebelumnya telah mengeluarkan peringatan untuk mewaspadai kehadiran buaya muara yang sering melintas di sungai di sekitar kampus UINSA.
Menurut petugas BPBD, buaya muara memiliki habitat alami di kawasan hutan mangrove, sehingga kehadirannya di wilayah tersebut bukanlah hal yang aneh. BPBD juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan nekat, seperti menembak atau membunuh satwa air tersebut.
“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada saat berada di dekat sungai dan menghormati keberadaan buaya sebagai bagian dari ekosistem,” tambah petugas BPBD.
Pihak berwenang akan terus memantau situasi dan melakukan langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keselamatan warga di kawasan tersebut. (rek)
Editor : Lambertus Hurek