RADAR SURABAYA - Dewan Profesor Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali menggelar Professor Summit ke-6. Acara ini bertujuan menyinergikan para guru besar (gubes) dalam menjawab tantangan global meningkatkan kualitas SDM Indonesia menghadapi kemajuan bangsa.
Rektor ITS Prof Ir Bambang Pramujati menekankan pentingnya memanfaatkan bonus demografi yang sedang dialami Indonesia. Saat ini, jumlah penduduk usia produktif yang besar adalah aset berharga bila dikelola baik.
“Namun, bonus demografi ini bisa jadi beban jika kualitas SDM tidak memadai,” ujar Prof Bambang, Jumat (1/11).
Guru Besar Departemen Teknik Mesin ITS ini berharap gubes dapat berperan krusial, proaktif mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan masa depan. “Kolaborasi antar-gubes diharapkan melahirkan inovasi baru yang mampu menjawab tantangan SDM Indonesia,” harapnya.
Ketua Panitia Professor Summit 2024 Prof Dr Ir Djatmiko Ichsani MEng menegaskan pentingnya forum ini sebagai ajang sinergi gubes membangun SDM unggul.
“Kami harap forum ini menghasilkan kontribusi nyata dan solusi inovatif bagi pengembangan SDM Indonesia,” tandas Djatmiko.
Djatmiko juga menyoroti pentingnya bonus demografi Indonesia yang mencapai 64,39 persen. Yakni penduduk usia produktif lebih besar dibandingkan yang tidak produktif. Namun, bonus demografi hanya menguntungkan jika kualitas SDM mencukupi.
Professor Summit ini dihadiri 95 gubes dari 21 institusi Indonesia dan Jepang serta menampilkan enam seminar. Prof Hiroyuki Ishizaki dari Shibaura Institute of Technology Jepang dan Ketua Asosiasi Profesor Indonesia Prof Ari Purbayanto membahas kolaborasi riset internasional dan prospek akreditasi perguruan tinggi. (rmt)
Editor : Lambertus Hurek