RADAR SURABAYA- Rafael Axel Arya Andino, 19, warga Jalan Gayungsari Barat, Gayungan yang ditangkap polisi mengaku terinspirasi melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus menjadi polisi gadungan setelah melihat konten di Tiktok.
"Dari Tiktok tahu. Setahun, mengaku anggota angkatan 47," ucap tersangka Rafael saat diinterogasi Kapolsek Wiyung Kompol Slamet Agus Sumbono, Kamis (31/10).
Kapolsek Wiyung Kompol Slamet Agus Sumbono menjelaskan, untuk meyakinkan korban tersangka menunjukkan foto saat mengenakan seragam Polri. "Seragam dipakai di tempat umum tidak pernah. Dia menunjukkan foto (berseragam Polri) ke teman perempuannya," ungkapnya.
Menurut Slamet korban ada dua orang, namun ia mengimbau bila ada masyarakat yang pernah menjadi korban ulah tersangka segera mendatangi Mapolsek Wiyung untuk melapor.
Diberitakan sebelumnya, Rafael Axel Arya Andino, 19, seorang polisi gadungan tak berkelit dicokok polisi.
Tersangka yang tinggal di Jalan Siwalankerto Utara ini menipu dan menggelapkan gelang emas seberat 9 gram milik korban RN, 22, warga Wiyung Surabaya.
Kapolsek Wiyung Komplot Slamet Agus Sumbono mengatakan, kasus bermula saat tersangka bertemu dengan korban RN awal September 2024. Saat itu keduanya terlibat komunikasi intens. Tersangka kepada korban mengaku anggota polisi yang berdinas di Intelkam Polda Jatim.
Tersangka dan korban sempat menjalin hubungan kekasih atau pacaran dan pada akhir September 2024 tersangka kemudian meminjam perhiasan milik korban.
"Tersangka meminjam perhiasan korban akan dikembalikan seminggu kemudian. Namun tidak dikembalikan dan malah dijual di Blauran," ujarnya, Kamis (31/10).
Saat ditagih tersangka selalu berkelit seminggu lagi akan dikembalikan. Selain itu tersangka malah kembali meminjam uang kepada korban.
Merasa ditipu korban kemudian melapor ke Polsek Wiyung. "Dia mengaku anggota Intelkam Polda Jatim. Pada hal nggak lulus sekolah SMA," sebutnya. (rus/nug)
Editor : Agung Nugroho