Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

DPRD Surabaya Soroti Fenomena Anak Putus Sekolah di Wilayah Kedurus Surabaya

Dimas Mahendra • Kamis, 31 Oktober 2024 | 01:42 WIB
Anggota DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko.
Anggota DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko.

RADAR SURABAYA - Anggota DPRD Surabaya Yona Bagus Widyatmoko menaruh perhatian serius terhadap fenomena anak putus sekolah di wilayah Kelurahan Kedurus.

Dia mengaku banyak mendapat laporan dari warga kalau wilayah tersebut cukup banyak ditemukan anak putus sekolah. 

Pria yang menjabat sebagai ketua Komisi A DPRD Surabaya itu mengungkapkan, faktor utama banyak anak yang putus sekolah di sana karena permasalahan ekonomi.

"Banyak anak yang terpaksa putus sekolah karena keterbatasan biaya, sehingga saat malam hari mereka hanya menghabiskan waktu dengan begadang di luar rumah,” kata Yona, Rabu (30/10).

Saat ini, Yona mengaku sudah meminta para ketua RT untuk mendata anak-anak yang putus sekolah di sana. Hal itu dia lakukan saat reses di kelurahan tersebut.

Tujuan dari pendataan itu untuk menginventarisir berapa jumlah anak putus sekolah dan apa penyebabnya. 

Ketika itu sudah didapat, maka pihaknya akan mengkoordinasikan temuan tersebut pada pemerintah kota agar mendapatkan solusi yang tepat.

Bagi orang tua yang merasa mempunyai masalah ekonomi atau tidak mampu membayar biaya sekolah, diminta untuk proaktif berkomunikasi dengan pihak sekolah. 

"Karena ini penting untuk mencari solusi bersama demi memastikan anak-anak mereka bisa melanjutkan pendidikan hingga selesai. Harapan kami, tidak ada lagi anak yang harus putus sekolah karena keterbatasan biaya," ucap legislator dari Fraksi Gerindra itu. 

Dia mengungkapkan, wilayah Kelurahan Kedurus ini dihuni oleh 9.508 kepala keluarga, dan tersebar di 9 RW dengan total populasi mencapai 27.268 jiwa.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.056 jiwa masuk ke dalam kategori warga miskin. Kemudian 3.003 lainnya berada di kategori pra-miskin.

"Harapan kami permasalahan putus sekolah dan masalah kesejahteraan di Kedurus bisa lebih cepat ditangani, sehingga warga setempat juga bisa merasakan manfaat nyata dari program-program pemerintah yang akan datang," ujarnya. (dim/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#permasalahan ekonomi #kedurus #dprd surabaya #putus sekolah