RADAR SURBAYA - RD. Agustinus Tri Budi Utomo, atau yang lebih dikenal sebagai Romo Didik, secara resmi terpilih sebagai Uskup Surabaya. Pengumuman ini disampaikan saat misa kudus di Gereja Katedral Hati Kudus Yesus (HKY) Surabaya pada Selasa sore, 29 Oktober 2024.
Penunjukan ini sekaligus mengakhiri masa lowong takhta Keuskupan Surabaya yang telah berlangsung selama lebih dari setahun.
Romo Didik lahir di Ngawi pada 12 Maret 1968 dan diordinasikan menjadi imam pada 27 Agustus 1996. Sejak saat itu, ia telah menjalani berbagai tugas pastoral dan pendidikan yang memperkuat pengabdian dan kapasitas kepemimpinannya dalam gereja.
Riwayat pendidikan Romo Didik dimulai di Seminari Menengah St. Vincentius a Paulo Garum (1987-1988) dan dilanjutkan di Seminari Tinggi San Giovanni XXIII (1989-1996). Ia meraih gelar Sarjana Teologi dari STFT Widya Sasana, Malang, pada tahun 1994 dan menyelesaikan jenjang S2 di lembaga yang sama pada tahun 1996.
Tugas pastoral pertama yang diembannya adalah sebagai Pastor Rekan di Paroki St. Maria Annuntiata selama periode 1996-2000, sebelum menjadi Pastor Kepala Paroki yang sama pada tahun 2000 hingga 2001.
Selain pengalamannya di paroki, Romo Didik juga aktif dalam berbagai organisasi. Ia menjabat sebagai Ketua Yayasan Yohanes Gabriel Sub Perwakilan Blora pada tahun 2007 hingga Juli 2012 dan menjadi Dosen Tidak Tetap di STKIP Widya Mandala Madiun antara tahun 2007 hingga 2010.
Pada periode 2020-2022, ia menjadi Ketua Komisi Keluarga Keuskupan Surabaya dan saat ini menjabat sebagai Tim Kerja Harta Benda Keuskupan Surabaya. (rek)
Editor : Lambertus Hurek