Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Dulu Berjuang Melawan Penjajah, Ini Pesan Veteran untuk Generasi Muda Surabaya Agar Lanjutkan Perjuangan

Rahmat Sudrajat • Rabu, 23 Oktober 2024 | 02:51 WIB
BERJASA BESAR: Suwarto Priyoadmodjo, anggota LVRI memberikan motivasi dan pengetahuan sejarah bangsa terkait perang kemerdekaan di Grand City Convex Surabaya, Selasa (22/10).
BERJASA BESAR: Suwarto Priyoadmodjo, anggota LVRI memberikan motivasi dan pengetahuan sejarah bangsa terkait perang kemerdekaan di Grand City Convex Surabaya, Selasa (22/10).

RADAR SURABAYA - Ratusan orang yang tergabung dalam Pemuda Panca Marga (PPM) mendapatkan pembekalan Jiwa Semangat Nilai-Nilai 45 yang dilakukan oleh Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Jawa Timur yang digelar di Convention Hall, Grand City Surabaya, Selasa (22/10).

Bekal semangat perjuangan ditularkan kepada putra-putri maupun keturunan dari para veteran.

Menurut Wakil II DPD LVRI Jawa Timur, Gatot Suharyoso, pemberian bekal kepada generasi penerus bangsa ini sangat penting, mengingat kondisi zaman yang modern.

"Anak muda harus menjadi garda depan dengan semangat juang 45. Makanya kami veteran ini memberikan bekal nilai-nilai 45. Agar menjadi pedoman," ujar Gatot.

Dia menilai pemuda saat ini kurang mendapatkan pendidikan baik di rumah, sekolah dan pergaulan di masyarakat.

"Bedanya dulu dengan sekarang pada pendidikannya. Kedisiplinan. Ini yang tidak dimiliki oleh pemuda  saat ini," terangnya.

Selain memberikan bekal tentang pentingnya generasi muda mempunyai jiwa nasionalisme.

Juga para peserta sosialisasi Jiwa Semangat Nilai-Nilai 45 ini juga mendapatkan cerita tentang sejarah.

Menurut salah satu pemateri, Sugito, anak muda saat ini kurang mengetahui sejarah perjuangan bangsa ini.

Perlawanan terhadap penjajah sampai mengorbankan jiwa raga kurang diperhatikan oleh generasi penerus.

"Kurang banyak yang tidak mengetahui sejarah perjuangan. Ini yang perlu diberikan sosisoalisi oleh veteran materi yang diberikan sejarah dan kemudian implementasi," tegas Sugito.

Dahulu musuh terbesar adalah penjajah, sekarang menurutnya teknologi dan arus perkembangan zaman yang terus menggerus generasi muda dari rasa nasionalisme.

"Musuh sekarang adalah kecanggihan teknologi dan zaman. Jangan sampai terlena. Perlu dihidupkan nilai-nilai perjuangan yang harus ditanamkan," pungkasnya. (rmt/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Grand City Surabaya #lvri #sejarah perjuangan #perkembangan zaman #veteran