Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Prakiraan Cuaca Surabaya, Selasa 15 Oktober 2024: Cerah Berawan, Siang Panas Menyengat hingga 36 Celcius

Lambertus Hurek • Selasa, 15 Oktober 2024 | 13:26 WIB
Bulan Oktober ini cuaca di Surabaya lebih panas karena posisi matahari berada di kawasan Jawa Timur. (Andy Satria/Radar Surabaya)
Bulan Oktober ini cuaca di Surabaya lebih panas karena posisi matahari berada di kawasan Jawa Timur. (Andy Satria/Radar Surabaya)

RADAR SURABAYA - Cuaca di Kota Surabaya secara umum diprakirakan cerah berawan pada Selasa 15 Oktober 2024. Begitu juga kota lain di sekitar Surabaya seperti Gresik dan Sidoarjo. Kelembapan yang tinggi membuat hawa terasa gerah alias sumuk.

Suhu udara di Kota Surabaya pada siang ini bisa mencapai 36 derajat Celcius. Suhu yang terasa jauh lebih panas ketimbang angka di termometer terkait posisi matahari yang kini berada di atas wilayah Jawa Timur.

Indeks UV (ultra violet) sangat tinggi sehingga dianjurkan tidak terkena sinar matahari langsung pada siang hari.

Namun suhu udara pada malam hari mencapai 27 derajat Celcius. Perbedaan suhu antara siang dan malam cukup kontras di musim bediding saat puncak kemarau ini.

Kelembapan udara 45 sampai 85 persen. Angin bertiup ke arah timur dan tenggara dengan kecepatan 28 km per jam. Angka ini masih dalam rentang yang sama dengan beberapa bulan terakhir.

Kooordinator Prakirawan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Ady Hermanto  menyebut kondisi Surabaya Raya masih mengalami panas terik karena tutupan awan cukup minum sehingga sinar matahari bisa langsung menuju ke permukaan bumi tanpa ada halangan.

Kemudian ada beberapa daerah yang vegetasinya mulai mengering dan permukaaan bumi tidak cukup basah akibat minumnya jumlah air yang ada di permukaan.

Meski Surabaya dan sekitarnya sempat diguyur hujan beberapa waktu lalu, Jawa Timur secara umum masih dalam musim kemarau. BMKG mencatat beberapa daerah kurang hujan dengan kategori ekstrem panjang.

Kota Probolinggo (159 hari tidak hujan), Situbondo (158 hari), Pasuruan (158 hari), Banyuwangi (157 hari), Blitar (156 hari), Probolinggo (155 hari).

Selain itu Bondowoso (108 hari), Bangkalan (95 hari), Kota Pasuruan (94 hari), Sumenep (89 hari). (*)

Editor : Lambertus Hurek
#hujan di musim kemarau #awal musim hujan surabaya #Surabaya makin panas #BMKG Tanjung Perak Surabaya