RADAR SURABAYA - KPU Surabaya tengah memasifkan sosialisasi dengan menyasar berbagai sektor.
Mulai dari kampus, sekolah bahkan hingga ke pesantren-pesantren yang ada di Kota Pahlawan.
Sebab, KPU Surabaya memiliki target partisipasi pemilih mencapai angka 76 persen.
Komisioner KPU Surabaya Divisi Sosdiklih, Parmas, dan SDM Subairi mengungkapkan, KPU memiliki sejumlah program yang menyasar para pemilih pemula.
Program-program yang dimaksud itu seperti KPU Go to Kampus, KPU Go to Pesantren dan lain sebagainya.
"Iya itu jadi program kami untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Seperti Go to Kampus itu kemarin kita abis dari UNESA, lalu sebentar lagi juga ke UNAIR, kalau yang Go to School kita sudah banyak juga," kata Subairi.
Upaya meningkatkan partisipasi pemilih dengan berbagai program itu rupanya juga disambut baik oleh khalayak umum.
Subairi mengungkapkan, dampak dari program sosialisasi ini, kini banyak bermunculan permintaan dari sejumlah pihak ke KPU untuk mengadakan sosialisasi di lingkungannya.
"Jadi tidak hanya kita yang datang ke sekolah atau kampus, ada dari mereka datang pada kami minta untuk sosialisasi dan menanyakan langsung tentang pilkada 2024," ucap dia.
Subairi melanjutkan, bentuk upaya ini akhirnya berbuah manis dan harapannya dapat meningkatkan partisipasi pemilih dengan target di atas 76 persen.
Kepekaan dari khalayak ini menurut dia sangat bagus lantara pilkada tahun ini berbeda dengan pilkada 2020 lalu.
Sehingga sosialisasi ini sangat penting peranannya untuk mensukseskan pemilu 27 November mendatang.
"Bedanya dengan 2020 saat itu pandemi dan hanya memilih wali kota dan wakilnya. Tahun ini, kita tidak hanya memilih wali kota dan wakilnya tapi juga memilih gubernur dan wakil gubernurnya juga," ujarnya. (dim/nur)
Editor : Nurista Purnamasari