RADAR SURABAYA - Sebuah video viral di media sosial (medsos) seorang polisi menangkap terduga pengedar narkoba di kawasan Bohar, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
Video viral tersebut diunggah salah satu akun media sosial instagram akun @sorot.sidoarjo.
"Video penangkapan bandar kurir narkoba oleh anggota polda jatim di bohar sidoarjo, anggota polri beserta istrinya saat jalan2 dengan anak istri tiba2 mendadak bertemu dengan pelaku di jalan dan akhirnya ditangkap sendirian, istri dan anaknya di mobil," tulis caption unggahan video di akun instagram @sorot.sidoarjo yang dilihat Radar Surabaya, Jumat (4/10).
Dalam video durasi 31 detik, yang direkam istri polisi memperlihatkan saat proses penangkapan terhadap terduga pengedar narkoba di jalan permukiman.
Terduga saat itu sedikit berontak saat hendak ditangkaps sehingga sempat terjadi pergulatan dan aksi dorong-dorongan.
Sang istri polisi merekam momen tersebut sembari terus berteriak dan meminta pertolongan warga serta menghubungi seseorang yang diduga teman suaminya.
"Tolong arek e (anaknya) berontak pak. Tolong mas gelut (berkelahi) nang gang cilik (di gang kecil). Tolong tolong gak ada orang maling-maling. Tangkap pak, tangkap pak, narkoba. Tolong mas bojoku ijen (suamiku sendirian). Tolong ndang rene merapat (tolong segera kesini merapat)," ucap perekam yang saat itu berada di mobil.
Saat itu di dalam video terdengar perekam juga menghubungi seseorang diduga teman suaminya untuk meminta bantuan. "Share loc terakhir," jawab pihak yang sedang terhubung melalui ponsel perekam.
Dirresnarkoba Polda Jatim Kombes Pol Robert Da Costa saat dikonfirmasi terkait video tersebut mengatakan momen itu terjadi 16 September 2024 lalu.
"Yang merekam video itu istrinya anggota. Pelaku (yang ditangkap) pengedar. Ya cuma satu orang masih dalam proses, detailnya sama Kasubdit II," ungkapnya, Jumat (4/10).
Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Jatim AKBP Mirzal Maulana membenarkan bahwa yang ada di video sedang melakukan penangkapan pengedar narkotika itu anggotanya Briptu B.
Baca Juga: Komplotan Begal Bersenjata Tajam Asal Pasuruan Dibekuk, Ini Modusnya
Saat itu Briptu B sedang bersama istrinya dan kebetulan pada bulan September sedang berlangsung Operasi Tumpas Narkoba.
Saat operasi tersebut ada target operasi dan non target operasi, sedangkan sosok orang yang ditangkap di video merupakan target yang sudah diprofiling.
"Karena sosok ini targetnya dari pada kabur maka ditangkaplah. Saat penangkapan istrinya kan takut lihat suaminya kok pelakunya melawan. Lalu divideo sambil minta tolong warga setempat, tolong-tolong itu (pelaku) narkoba," ujarnya.
Mirzal menambahkan, hal itu dilakukan istri anggotanya supaya suaminya dibantu dan tak lama kemudian anggota yang lain tiba di lokasi membantu melakukan penangkapan.
"Pelaku inisial SE, 45, warga Ngoro, Mojokerto ngekos di Bohar Taman," tuturnya.
Mantan Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya melanjutkan, dari penangkapan pelaku pengedar ditemukan 29 plastik klip kecil berat sekitar 13, 5 gram sabu.
"Masuknya pengedar. Karena sudah dibagi (per) plastik-plastik gitu siap jual," ucapnya.
Hasil pemeriksaan tersangka SE, sudah sekitar satu tahun menjadi pengedar sabu. "Keuntungan ya dari jualan narkotika itu. Sekitar setahunan, bukan residivis," tandasnya. (rus/nug)
Editor : Agung Nugroho