RADAR SURABAYA - Sudah lewat satu bulan pelantikan para anggota DPRD Kota Surabaya. Namun, hingga kini, pimpinan dewan definitif masih belum juga terbentuk.
Baru partai-partai yang menduduki kursi wakil pimpinan sejauh ini yang sudah mengirimkan rekomendasinya.
Sedangkan PDI Perjuangan sebagai partai pemenang pemilu legislatif di Surabaya hingga sekarang masih belum bergeming.
Dalam beberapa hari terakhir, santer kabar kalau Ketua DPRD Surabaya periode 2019-2024 Adi Sutarwijono bakal kembali mendapat mandat untuk menduduki jabatan tersebut untuk periode saat ini.
Bahkan, kabar kalau DPP PDI Perjuangan telah menandatangani SKnya juga telah beredar.
Menyikapi hal ini, Bappilu PDI Perjuangan Surabaya Anas Karno mengaku kalau hingga sekarang DPC PDI Perjuangan Surabaya masih menunggu instruksi mengenai hal tersebut.
"Kami masih menunggu DPP," katanya singkat ketika dikonfirmasi, Selasa (1/10).
Sementara itu, Wakil Sekretaris PDI Perjuangan Surabaya, Achmad Hidayat secara jelas mengatakan kalau keberhasilan Adi Sutarwijono dalam memimpin PDI Perjuangan Surabaya merupakan salah satu aspek kenapa akhirnya dia bisa kembali mendapat mandat kepercayaan sebagai ketua DPRD Surabaya.
"Mas Adi berhasil mempertahankan kursi Ketua DPRD Surabaya di tengah pemilu brutal," kata Achmad Hidayat.
Kendati begitu, DPC PDI Perjuangan Surabaya menurut dia saat ini masih menunggu secara resmi turunnya SK dari DPP itu. Dia mengungkapkan kalau rekomendasi mengenai penunjukan Adi Sutarwijono sebagai pimpinan dewan periode 2024-2029 itu bakal turun tidak lama lagi.
"Kita tunggu suratnya turun rekomendasi dari DPP dalam waktu dekat," ujarnya. (dim)
Editor : Jay Wijayanto