Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Piala Dunia 2026 Selebriti Sidoarjo Surabaya Surabayapedia Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Polda Jatim Buka Hotline Aduan, karena Kerangka yang Ditemukan di Rungkut Surabaya Sulit Diidentifikasi

M. Mahrus • Senin, 30 September 2024 | 22:11 WIB
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto  masyakat yang kehilangan anggota keluarga bisa melapor melalui hotline yang dibuka Biddokes Polda Jatim..
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto masyakat yang kehilangan anggota keluarga bisa melapor melalui hotline yang dibuka Biddokes Polda Jatim..

RADAR SURABAYA - Polisi sudah memeriksa 6 orang saksi terkait temuan kerangka manusia di sungai sekitar rumah pompa wonorejo 1 Kelurahan Kedung Baruk, Rungkut, Surabaya.

Enam orang saksi terdiri dari seorang petugas pompa air yang pertama kali menemukan dan masyarakat sekitar.

"Kita sudah memeriksa enam orang saksi. Baik saksi penjaga pompa air termasuk masyarakat warga sekitar. Sampai saat ini memang belum ditemukan atau ada laporan (orang hilang) berkaitan tulang ditemukan tersebut," ujar Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Aris Purwanto di Biddokes Mapolda Jatim, Senin (30/9).

Dia menambahkan, apabila ada masyarakat yang kehilangan anggota keluarga bisa melapor ke hotline Polrestabes Surabaya maupun Polda Jatim.

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menambahkan, masyarakat yang kehilangan anggota keluarga bisa melapor melalui hotline yang dibuka Biddokes Polda Jatim.

"Ini sudah ada hotline disampaikan Pak Kabid Dokkes 087855127288, ini hotline-nya apabila ada warga kehilangan (keluarga) bisa laporkan disini nanti kita ambil sampel DNA," ungkapnya. 

Kabid Dokkes Polda Jatim Kombes Pol M Kusnan Marzuki menuturkan dari temuan kerangka ada 21 tulang-tulang serpihan.

Rinciannya adalah tujuh tulang paha, satu tulang selangka kiri, dan satu tulang tengkorak kepala sisi belakang, satu tulang tengkorak kepala sisi kanan, satu buah rahang bawah dengan enam buah gigi menempel, satu tulang selangka kiri, satu tulang panggul perempuan, enam buah tulang lengan bawah tiga pasang dan dua tulang lengan bawah.

"Kondisi tulang sebagian besar tidak utuh dan sudah rapuh. Sudah lama sekali. Nanti akan melibatkan beberapa tim ahli forensik gigi forensik dan kita akan tes DNA," terangnya.

Ahli Forensik dr Ma'rifatul Ula menambahkan kondisi tulang sangat rapuh tinggal sisa rangka dan tinggal berupa puing-puing dari tulang. 

"Kalau misalnya tulang paha itu tersisa batang tulang paha. Bagian kepala dan bawah tulang paha tidak ada, tengkorak bagian belakangnya saja, satunya dahi saja. Sehingga identifikasi susah," bebernya.

Ia melanjutkan, terkait kapan meninggal dunia juga belum bisa dipastikan karena tulang sudah lama dan kondisinya tinggal serpihan.

Apalagi ditemukan di bantaran sungai yang kondisi aliran arus sungai mengalir terus, sehingga membuat kondisi tulang terkikis.

"Bisa jadi di atas lebih 20 tahun. Tidak bisa ditentukan, kemungkinan besar emmang ada perempuan tapi tidak begitu yakin karena untuk menilai jenis kelamin tidak boleh satu fitur tulang saja. Jadi beberapa fitur," paparnya. (rus/nug)

Editor : Agung Nugroho
Sumber : radar surabaya
Polda Jatim Temuan kerangka manusia surabaya Kedungbaruk Rungkut hotline rumah pompa