Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Eri Resmikan Tiga Bengkel Hasil Program Padat Karya, Lanjutan dari Bengkel Pitstop Manyar Surabaya

Dimas Mahendra • Selasa, 24 September 2024 | 22:14 WIB

 

BERI DAMPAK KE MASYARAKAT: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meresmikan rumah padat karya di kawasan Tandes, Surabaya.
BERI DAMPAK KE MASYARAKAT: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat meresmikan rumah padat karya di kawasan Tandes, Surabaya.

RADAR SURABAYA - Tiga bengkel motor yang menjadi salah satu dari realisasi Program Padat Karya di Surabaya akhirnya di-launching.

Ketiga bengkel motor itu tersebar di tiga titik yakni, kawasan Sukomanunggal, Lidah Kulon, dan Penjaringansari. 

Prosesi launching tiga program padat karya itu dilakukan langsung oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi.

 Baca Juga: Ini Program Disperinaker untuk Tekan Angka Pengangguran Terbuka di Surabaya, Mulai Bikin Pelatihan hingga Padat Karya

Dia menyampaikan kalau persemian tiga titik bengkel ini merupakan rangkaian lanjutan dari program padat karya bengkel Pitstop Manyar.

Sejumlah pelayanan bisa dimanfaatkan masyarakat di sana. Mulai dari cuci motor hingga servis kendaraan. 

"Ada kafe, dan musala juga. Untuk seluruh driver ojek online Gojek dan Grab, serta masyarakat umum pengendara motor bisa cuci motor dan ganti oli di sini,” kata Eri, di Pitstop Lidah Kulon.

Dia melanjutkan, realisasi program ini turut melibatkan sejumlah perusahaan terkait yang bergerak di dunia otomotif.

Ketika program sudah di-launching dan berjalan, banyak manfaat yang bisa dirasakan bagi para driver ojol.

Sebutlah seperti di Manyar itu, pitstop atau bengkel di sana menyediakan subsidi servis dan ganti oli.

"Disubsidi, dibantu oleh Castrol, Pertamina, Motul, dan lainnya. Kita buka lagi tiga Pitstop, harapan kami pejuang jalan raya ini tidak perlu terlalu jauh ke Manyar, tetapi bisa datang ke tempat terdekat karena sudah ada di beberapa lokasi lainnya," tuturnya.

Eri menambahkan, besar harapannya program padat karya bengkel ini tidak hanya jadi jujukan orang memperbaiki kendaraannya.

Namun, tempat ini bisa menjadi pusat belajar dan pemberdayaan warga.

Sehingga, program tersebut dapat menjadi wadah bagi para pekerja untuk meningkatkan keterampilan. 

“RPK (Rumah Padat Karya, Red) di Surabaya ada banyak, seperti paving, menjahit, hingga wisata di Romokalisari Adventureland. Semua aset pemerintah kita gunakan untuk Padat Karya sehingga bisa bermanfaat untuk masyarakat Surabaya,” ujarnya.

Ke depan, Eri mengaku kalau pemerintah tetap akan melakukan evaluasi seiring berjalannya program bengkel ini.

Evaluasi ini bertujuan untuk memonitor sejauh mana efektivitas mereka dalam memberi layanan dan sudah sejauh mana dampaknya dalam mengurangi atau mengentaskan kemiskinan di Kota Pahlawan. 

"Evaluasinya Manyar bagus, driver mendapat subsidi itu, murah dan ringan. Ini bermanfaat untuk driver, tetapi warga umum juga bisa datang," pungkasnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#Driver Ojek Online #bengkel #Pitstop #Eri Cahyadi #rumah padat karya