Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Tidak Ingin Muda Mudi Banyak Terpengaruh Budaya Asing, Eri Ajak Gen Z Surabaya Lestarikan Kesenian Ludruk

Dimas Mahendra • Sabtu, 21 September 2024 | 20:33 WIB
Penampilan ludruk oleh anak muda Surabaya di kawasan wisata Kota Lama, Jumat (20/9) malam.
Penampilan ludruk oleh anak muda Surabaya di kawasan wisata Kota Lama, Jumat (20/9) malam.

RADAR SURABAYA - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengajak para Gen Z di Surabaya untuk terus melestarikan budaya Ludruk.

Hal itu dia sampaikan saat membuka gelaran pertunjukan ludruk di Gedung Internatio, Jumat (20/9) malam.

Gelaran ini merupakan bagian dari peringatan Hari Aksara Internasional tahun 2024.

Gelaran yang diselenggarakan Pemkot Surabaya itu turut melibatkan para pemuda Surabaya.

Mereka berasal dari beberapa komunitas yakni Surabaya Next Leader (SNL), Luntas, (Ludruk Nom-Noman Tjap Arek Suroboyo) hingga Paguyuban Cak dan Ning.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat membuka pagelaran ludruk di depan gedung Internatio kawasan Kota Lama Surabaya.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi saat membuka pagelaran ludruk di depan gedung Internatio kawasan Kota Lama Surabaya.

Di kesempatan ini, Eri turut hadir bersama istrinya Rini Indriyani, menyaksikan kemeriahan kesenian ludruk yang diperankan oleh generasi Z Kota Surabaya.

Pagelaran ludruk yang mengusung kisah Aji Saka Surapringga ini juga dihadiri oleh sejumlah tamu dari berbagai Konsulat Jenderal (Konjen), mulai Konjen Jepang, Amerika Serikat, Tiongkok, hingga Australia. 

Dia mengaku bangga dengan anak-anak muda yang tampil dalam pagelaran ludruk tadi malam.

Menurutnya, kesenian asli Surabaya ini harus terus dilestarikan, terutama kepada para Gen Z. 

“Semoga dengan adanya kesenian ludruk kolaborasi ini, kita bisa memberikan semangat yang berbeda dengan gaya yang berbeda. Pokoknya ketua Karang Taruna, Ketua Paguyuban Cak dan Ning, SNL harus terus menggerakkan budaya asli Surabaya,” kata Eri. 

Dia mengaku tidak ingin kalangan muda mudi Surabaya justru banyak terpengaruhi budaya asing.

Maka dari itu, ia mengajak seluruh Gen Z untuk melestarikan dan mendukung kesenian budaya yang ada di Kota Surabaya. 

Ojok sing Korea-Korea tok bro (jangan yang Korea-Korea saja). Nah, makanya mulai sekarang kita cintai (Ludruk) nanti kita bawa ke internasional dengan gaya yang berbeda, jangan mau kalah Gen Z-nya Surabaya,” ujarnya.

Di sisi lain, Ketua SNL Rizky Andra berharap, pemkot bisa terus mendukung kreativitas anak muda di Kota Surabaya.

Baca Juga: Jalan Kunti Surabaya Kembali Digerebek, Satresnarkoba Polres Perak Amankan 24 Orang, Ini Hasil Tes Urinenya

Diharapkan pula, adanya kolaborasi ini anak-anak Gen Z bisa terus melestarikan kesenian budaya Kota Pahlawan ke depannya. 

“Harapan kami, Cak Eri dan Ning Rini bisa terus support dan doanya agar anak-anak muda ini bisa kembali bangkit, agar talenta-talenta muda ini semakin berkembangan,” pungkasnya. (dim/nur)

Editor : Nurista Purnamasari
#kesenian #surabaya #generasi muda #ludruk #korea #Gen Z #kota lama surabaya