Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Gelar Pesona Batik Surabaya 2024, Pemkot Bakal Kenalkan Motif Batik Baru

Dimas Mahendra • Jumat, 20 September 2024 | 22:43 WIB
Ilustrasi fashion show Batik Surabaya beberapa waktu lalu.
Ilustrasi fashion show Batik Surabaya beberapa waktu lalu.

RADAR SURABAYA - Surabaya bakal memiliki motif batik baru. Desain motif itu bakal dipamerkan pada gelaran Pesona Batik Surabaya 2024 di Kota Lama, Sabtu (21/9) besok.

Gelaran itu diselenggarakan oleh Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan (Dinkopdag) Surabaya. 

Kepala Dinkopdag Surabaya, Dewi Soeriyawati mengatakan, gelaran ini salah satu upaya untuk menjaga budaya Indonesia.

Dalam gelaran itu menurut dia akan ada lomba fashion show oleh unsur Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dengan menggunakan motif Batik Surabaya. 

"Tujuannya adalah untuk mempromosikan keindahan, serta motif batik yang baru,” kata Dewi Soeriyawati, Jumat (20/9). 

Dia mengungkapkan, Surabaya akan memiliki 10 motif desain baru yang bakal dipamerkan di gelaran itu. Hanya saja, yang akan ditampilkan dalam lomba baru enam motif.

Gelarannnya, dia mengaku sengaja memilih kawasan wisata kota lama lantaran venue itu sedang jadi destinasi wisata favorit dan memiliki nilai sejarah kuat. 

"Enam motif batik itu yakni Batik Skena Surabaya, Pesona Mangrove Wonorejo, Banyu Semarak, Tjap Toendjoengan, Gereget Rel Pasar Turi, dan Suroboyoan," tuturnya. 

Melalui kegiatan ini dia mengharapkan bisa meningkatkan geliat idustri kreatif di Surabaya. Utamanya yang bergerak di bidang busana.

"Diharapkan masyarakat terutama generasi muda dapat lebih mengenal dan menghargai batik sebagai bagian dari idealitas wilayah dan nasional,” ujarnya. 

Lebih jauh, pemerintah kota menurut dia juga akan terus menggencarkan pengenalan batik Surabaya ini.

Beberapa upaya ialah dengan mengadakan workshop dan pelatihan bagi masyarakat.

Termasuk para perajin batik untuk mengajarkan teknik dan desain batik yang menggambarkan budaya Surabaya.

“Selanjutnya, melalui pameran dan festival, dan memanfaatkan promosi melalui platform media sosial untuk promosi batik. Kemudian, berkolaborasi dengan para desainer untuk menciptakan koleksi busana menggunakan Batik Surabaya,” terangnya. 

Ia menambahkan, upaya tersebut juga didukung dengan adanya dorongan bagi pegawai instansi pemerintahan untuk menggunakan Batik Surabaya, baik dalam acara resmi atau menjadi busana seragam pegawai.

Termasuk melakukan pemasaran secara online dan offline

“Jika masyarakat ingin membeli Batik Surabaya, dapat berkunjung ke Surabaya Kriya Gallery (SKG) Siola dan Merr,” pungkasnya. (dim/nur) 

Editor : Nurista Purnamasari
#Surabaya Kriya Gallery #batik surabaya #pemkot surabaya #kota lama surabaya #motif batik