Ekonomi Gresik Hobi & Lifestyle Jatim Mancanegara Nasional Olahraga Person of The Year Selebriti Sidoarjo Surabaya Tekno & Oto Wisata & Kuliner

Bapaslon PKB Luluk-Lukman Optimis Raih 15 Juta Suara di Pilkada Jatim 2024

Mus Purmadani • Rabu, 18 September 2024 | 13:23 WIB
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar (dua kiri) mengantar pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim  saat mendaftarkan diri ke kantor KPU Jatim di Jalan Kendangsari Surabaya, Kamis (29/8) malam.
Ketua DPP PKB Muhaimin Iskandar (dua kiri) mengantar pasangan Luluk Nur Hamidah-Lukmanul Khakim saat mendaftarkan diri ke kantor KPU Jatim di Jalan Kendangsari Surabaya, Kamis (29/8) malam.

RADAR SURABAYA - Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Jawa Timur, Luluk Nur Hamidah dan Lukmanul Khakim, yakin mampu mendapatkan 15 juta suara pada pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.

"Target 15 juta suara dalam Pilgub 2024 bukan hal yang mustahil," kata Lukmanul Khakim, Selasa (17/9).

Menurutnya, target ini cukup masuk akal mengingat PKB yang menjadi partai pengusungnya merupakan pemenang pemilu 2024 di Jawa Timur.

Pada pemilu 2024, PKB mampu meraih 4.517.228 suara yang berdampak pada peningkatan jumlah kursi di DPRD Jawa Timur menjadi 27 kursi.

Dengan tagline Leadership Kedermawanan, pasangan LUMAN (Luluk - Lukman) tidak hanya menjanjikan perubahan, mereka bertekad untuk hadir dan bekerja di tengah masyarakat.

"Pilkada Jatim 2024 bukan hanya sekadar kompetisi politik, tetapi pertarungan untuk kesejahteraan 40 juta penduduk Jawa Timur," katanya.

Menurutnya, LUMAN membawa solusi 1 juta usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Jawa Timur. Program padat karya ini dirancang untuk memerangi kemiskinan dan pengangguran, terutama di pedesaan.

"Kami tidak ingin bicara besar, tapi kami yakin, ini adalah revolusi ekonomi yang dibutuhkan Jawa Timur," jelasnya.

Ia juga mengungkapkan rencana besar untuk anak muda, dengan membuka ribuan lapangan kerja baru. "Kami akan menciptakan ribuan pekerjaan baru yang konkret, serta program start-up untuk memberdayakan mereka,” ujar Lukman.

Di tempat yang sama, Luluk Nur Hamidah, mengungkapkan bahwa Jawa Timur membutuhkan pemimpin yang berani menghadapi kenyataan pahit.

“Angka kemiskinan di Jatim masih tertinggi di Indonesia. Kami tidak bisa tinggal diam, masalah ini bukan hanya soal angka, ini menyangkut hidup jutaan orang,” ujar Luluk.

Ia menyoroti pengendalian inflasi di sektor pertanian yang dinilainya belum maksimal.

"Jawa Timur adalah negeri agraris terbesar, tapi kenapa masih minus? Kalau kita terus menyalahkan El Nino, anak SD pun bisa menjawab itu," pungkasnya. (mus)

Editor : Jay Wijayanto
#kpu jatim #bakal pasangan calon #Pilkada Jatim 2024 #Lukmanul Khakim #LULUK NUR HAMIDAH